Berkas Dinyatakan Lengkap, Kasus Hoaks 7 Kontainer Kotak Suara Tercoblos P21

Tribratanews.polri.go.id-Jakarta. Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya melakukan pelimpahan tahap dua kasus dugaan penyebaran berita bohong atau hoaks tentang adanya 7 kontainer kotak suara yang telah tercoblos ke pihak kejaksaan. Dalam pelimpahan ini, penyidik menyerahkan berinisial MIK dan barang bukti ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Kamis (28/2/19).

“Jadi hari ini kita akan mengirim sebagai tanggungjawab penyidik akan mengirim ke Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Argo Yuwono di Polda Metro Jaya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya mengatakan berkas kasus tersebut dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan pada Rabu (27/2/2019) kemarin. Jadi polisi menyerahkan seluruh tanggungjawabnya kepada Kejaksaan.

“Sebagai tanggungjawab penyidik untuk hari ini menyerahkan tugas dan tanggungjawabnya, menyerahkan tersangka dan barang bukti ya. Isinya postingan atau capture yang dilakukan oleh tersangka dan juga handphone,” Kombes Pol. Argo Yuwono.

Diketahui, Akibat ulahnya MIK dikenakan Pasal 28 ayat (2) Jo Pasal 45A ayat (2) Undang-undang RI nomor 19 tahun 2016 tentang perubahan atas undang-undang RI nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi Elektronik, dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan atau denda Paling banyak Rp 1. 000.O00. 000,00 (satu miliar rupiah) dan atau Pasal 14 dan Pasal 15 Undang-undang RI nomor 1 tahun 1946 tentang peraturan Hukum Pidana, dengan pidana penjara paling singkat 2 (dua) tahun dan paling lama 10 (sepuluh) tahun.

Sebelumnya, polisi sudah menangkap empat tersangka penyebaran hoaks tujuh kontainer berisi surat suara tercoblos yang dikabarkan ditemukan di Pelabuhan Tanjung Priok. Pelaku berinisial J, HY, LS dan BBP. Keempatnya ditangkap di tempat dan waktu yang berbeda.

(fn/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password