Masa penyidikan 14 hari Habis, Status Tersangka Slamet Ma’rif Gugur

Tribratanews.polri.go.id-Semarang. Kepolisian Daerah Jawa Tengah menyatakan kasus dugaan pidana pemilu terhadap Ketua Umum PA Slamet Ma’arif dihentikan oleh Polres Solo karena sudah habis masa penyidikannya. Selasa (26/2/19).

“Jadi otomatis status tersangka Slamet Ma’arif gugur sudah melewati 14 hari tidak bisa diproses. Hasil itu berdasarkan keputusan rapat sentra Gakkumdu bahwa kasus tidak bisa dilanjutkan dan belum penuhi unsur pidana pemilu,” ungkap Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol. Agus Triadmaja.

Selain dua kali pemanggilan tidak hadir, untuk pembuktian niat pelaku belum bisa dibuktikan dari tata cara lokasi kampanye. Kemudian unsur mens rea belum terbukti karena Slamet belum sempat hadir dalam agenda pemeriksaan sebagai tersangka. Sementara polisi, berdasarkan undang-undang pemilu, hanya memiliki batas waktu 14 hari untuk melakukan penyidikan.

“Unsur niat pelaku belum bisa dibuktikan dari tata cara lokasi kampanye seperti batasan, larangan, belum ada aturan. Selain itu dua kali pemanggilan tidak hadir,” jelas Kombes Pol. Agus Triadmaja.
Sebelumnya Slamet Ma’arif dijerat Pasal 492 dan 521 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu terkait kampanye yang dilarang bagi peserta pemilu dan tim kampanye.

Dugaan pelanggaran dilakukan saat dia menjadi pembicara dalam tablig akbar PA 212 di Solo pada 13 Januari 2019.

(fn/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password