Polri Pulangkan Joko Driyono Berdasarkan Pertimbangan Teknis Penyidik

Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. PLT Ketua Umum PSSI, Joko Driyono (Jokdri) dipulangkan setelah diperiksa selama 22 jam oleh Satgas Antimafia Bola. Polri mengatakan keputusan penyidik memulangkan Joko tidak diintervensi siapa pun.

“Teknis itu. Pertimbangan teknis dari penyidik. Tidak ada intervensi dari atas maupun mana pun,” jelas Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen. Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M., di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (19/2/19).

Karo Penmas menjelaskan penyidik telah melakukan gelar perkara setelah memeriksa Joko. Penyidik menyimpulkan untuk memulangkan Joko tidak akan mengganggu proses penyidikan, salah satunya karena semua barang bukti yang diperlukan untuk perkaranya telah didapat.

“Penyidik yang paling menentukan itu dengan mekanisme gelar perkara. Semua barang bukti sudah disita oleh satgas. Dari perkembangan itu satgas buat pertimbangan secara teknis,” jelasnya.

Diketahui, pertimbangan penyidik menahan atau tidaknya tersangka didasari kemungkinan melarikan diri, kemungkinan menghilangkan barang bukti, dan kemungkinan mengulangi perbuatannya.

Sebelumnya, Joko Driyono diperiksa penyidik Satgas Antimafia Bola pada Senin (18/2/19) pukul 10.00 WIB. Pemeriksaan terhadap mantan Waketum PSSI itu selesai pagi tadi. Joko diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan dan/atau memasuki dengan cara membongkar, merusak, atau menghancurkan barang bukti yang telah terpasang garis polisi yaitu kantor Komisi Disiplin PSSI.

Polisi mengumumkan status tersangka Joko pada Jumat (15/2) malam, setelah mengumumkan pihaknya menyurati Imigrasi untuk mencekal Joko bepergian ke luar negeri. Joko terancam Pasal 363 KUHP dan/atau Pasal 265 KUHP dan/atau Pasal 233 KUHP dengan ancaman penjara 2 tahun 8 bulan dan 4 tahun.

(my/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password