Bareskrim Bidik Kabupaten Sidrap Karena Jadi Sarang Penipu Dunia Maya

Tribratanews.polri.go.id – Sidrap. Bareskrim Mabes Polri diam-diam memberikan atensi khusus ke Kabupaten Sidenreng Rapang (Sidrap), Sulawesi Selatan. Sidrap dibidik lantaran disinyalir menjadi sarang persembunyian sindikat penipu di dunia maya.

Dari hasil penelusuran Tim Cyber Crime, Sidrap merupakan daerah dengan tingkat kejahatan dunia maya yang paling mendominasi. Modus penipuannya beragam, mulai pencatutan institusi negara, lembaga keuangan swasta, hingga oknum-oknum pejabat.

Dalam penjelasannya, Kabid Humas Polda Sulsel Kombespol Dicky Sondani mengatakan bahwa atensi diberikan menyusul hasil pantauan dan catatan polisi terkait aktivitas kejahatan penipuan di dunia maya. Setelah dilacak, banyak otak penipuan itu yang tinggal di Sidrap. Sidrap itu sudah menjadi sorotan Bareskrim Mabes Polri maupun Polda-polda lain di seluruh Indonesia. Begitu ada kasus penipuan, dan acuannya ke Kabupaten Sidrap.

“Mereka melakukan penipuan bukan seperti pelaku narkoba. Kalau narkoba mungkin bisa tahu yang mana pengedar, yang mana pemakai. Tapi pelaku (penipuan) seperti orang biasa. Dia tidak menggunakan alat yang besar, tidak begitu canggih. Dia pakai alat biasa, handphone. Berdasarkan beberapa kejadian kejahatan pelaku penipuan asal Sidrap, Tim Patroli Cyber Crime menemukan sejumlah barang bukti yang digunakan para pelaku. Selain handphone, mereka memanfaatkan laptop, modem, hingga kartu data seluler beragam provider,” tambah Kabid Humas Polda Sulsel.

“Modus penipuan yang mereka lakukan adalah dengan melakukan berbagai macam metode. Misalnya dengan enghubungi para korban melalui nomor handphone pribadi yang didapatkan melalui aplikasi di internet, lalu ada juga yang mengiming-imingi korban dengan menjanjikan keuntungan,” tutup Kabid Humas Polda Sulsel.

Untuk diketahui, sejak sepanjang tahun 2018 hingga 2019, jajaran Polda Sulsel, Polda Jawa Timur, Polda Metro Jaya hingga Bareskrim Mabes Polri telah menangkap ratusan pelaku kejahatan yang berasal di Sidrap. Hasil penyelidikan lain, para pelaku rata-rata diketahui tak asing dengan teknik penipuan jarak jauh dengan memanfaatkan teknologi.

(sm/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password