Pelaku Pemerasan Berkedok Prostitusi Online Diringkus Bareskrim Polri

Tribratanews.polri.go.idJakarta. Pelaku pemerasan seksual online berinisial SF (35) ditangkap Direktorat Tindak Pidana (Dittipid) Siber Bareskrim Polri.

Dalam aksinya, pelaku menggunakan modus memberi layanan video call sex (VCS) online di Sidrap, Sulawesi Selatan.

Kasubag Opinev Bag Penum Biro Penmas Divisi Humas Polri AKBP Zahwani Pandra Arsyad, SH., M.Si menjelaskan pelaku memiliki sejumlah akun Facebook dengan inisial EVB, AY, dan beberapa akun lainnya yang digunakan pelaku untuk menjerat para korbannya.

“Aksi SF dimulai menghubungi korban via FB video call messenger atau Whatsapp Video Call sesuai nomor korban yang dicantumkan pada profil sosmed korban,” jelas AKBP Zahwani Pandra Arsyad, SH., M.Si., di Kantor Dittipid Siber Bareskrim Polri, Jumat (15/02/19).

“Kemudian pelaku menawarkan korban untuk melakukan VCS dengan para korban menggunakan tarif sejumlah uang atau pulsa,” terang Kasubag Opinev Bag Penum Divisi Humas Polri.

AKBP Zahwani Pandra Arsyad, SH., M.Si., menerangkan saat VCS terjadi, SF akan menampilkan video yang menampilkan adegan seksual atau ketelanjangan.

Bila kemudian korban terperdaya dan ikut memperlihatkan aktifitas seksual atau ketelanjangan pribadi, maka SF akan merekam adegan dan menyimpan file tersebut.

“(Lalu) SF akan mengancam korbannya dan memaksa agar mengirimkan sejumlah uang, bila permintaan tidak dipenuhi maka pelaku akan mengedarkan file video tersebut kepada teman korban di sosmed,” terang Perwira Menengah Divhumas Polri.

Dalam menjalankan aksinya, ia bekerja bersama AY dan VB yang saat ini masih DPO (Daftar Pencarian Orang).
“Jadi dari tiga tersangka ini yang menjadi pelaku utamanya adalah yang kami tangkap pada 6 Februari 2019 lalu, jadi masih ada pengembangan, dan dalam aksinya pelaku dibantu oleh temannya yang masih DPO itu,” tegas Kasubag Opinev Bag Penum Biro Penmas Divisi Humas Polri.

Adapun pasal yang disangkakan kepada pelaku di antaranya, pasal 29 jo 30 UU No 44 tahun 2008 tentang pornografi, lalu pasal 45 ayat 1 dan 4 jo Pasal 27 ayat 1 dan 4 UU No 19 tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik.

(ym/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password