Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Order Fiktif Transportasi Online

Tribratanews.polri.go.idJakarta. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono memberikan keterangan terkait pengungkapan kasus order fiktif pada transportasi online di Polda Metro Jaya, Rabu (13/2/19). Jumpa pers juga dihadiri oleh Chief Operating Officer (COO) GOJEK Hans Patuwo.

Tim Satuan Tugas Cyber Crime Polda Metro Jaya berhasil melakukan pengungkapan kasus order fiktif menggunakan akun Gojek pada transportasi online dengan mengamankan sejumlah barang bukti. Dari order fiktif tersebut, pelaku bisa meraup untung cukup besar.

“Kelompok ini sudah bekerja dari bulan Desember 2018 sampai Januari 2019, tersangka mendapatkan keuntungan setiap harinya berkisar 7-10 juta. Karena satu tersangka memiliki 15-30 akun bahkan lebih,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Ke empat pelaku diketahui berinisial RP, CA, RW, KA. Keempatnya ditangkap di satu rumah di Kompleks Taman Dutamas, Jakarta Barat, Rabu (1/2/19) sekitar pukul 14.00 WIB. Empat tersangka ini 4 sekawan, artinya teman semua,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya

“Para tersangka melakukan orderan fiktif seakan-akan benar ada perjalanan pada sistem Gojek tapi kenyataannya tidak ada,” jelas Kombes Pol Argo Yuwono.

Dari hasil penangkapan tersebut polisi polisi juga mengamankan barang bukti berupa 20 HP dengan akun driver GOJEK, kartu perdana baru, dan 3 unit ponsel lainnya.

Argo mengatakan, kasus ini terungkap setelah mendapatkan laporan dari pihak Gojek. Tim Cybercrime Polda Metro Jaya langsung melakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan pihaknya berhasil menemukan keberadaan para pelaku orderan fiktif.

Keempat pelaku dikenakan Undang-undang RI No. 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU RI No. 11 tahun 2008 tentang Informasi Transaksi Elektronik, Pasal 35 Jo Pasal 51 Ayat (1), Pasal 33 Jo Pasal 49, dan Pasal 378 KUHP dgn ancaman pidana 4 (empat) tahun penjara.

(fn/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password