Polda NTB Petakan Daerah Rawan Gangguan Pemilu

Tribratanews.polri.go.idMataram. Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) mengintensifkan pengamanan jelang pelaksanaan pemilihan presiden (Pilpres) dan pemilihan legislatif (Pileg) bulanApril nanti. Pemetaan daerah rawan juga dilakukan guna mencegah terjadinya gangguan dalam proses pemilu.

Kapolda NTB Irjen Pol. Achmat Juri mengatakan, perencanaan mengenai pengamanan pemilu sudah dilakukan dari tahun lalu. Personel yang bertugas juga disesuaikan dengan setiap tahapan pemilu.

”Saat ini masuk tahapan kampanye, kita setting kekuatan per tahapan. Tiap hari kita laksanakan apel kesiapan dan evaluasi pengamanan,” jelas Irjen Pol. Achmat Juri, kemarin (11/02/19).

Untuk pengamanan Pemilu, Kepolisian tetap berkoordinasi dengan TNI serta pihak penyelenggara, seperti KPU. Konsolidasi juga dilakukan bersama dengan Bawaslu NTB guna antisipasi kerawanan selama proses tahapan pemilu.

Keterkaitan dengan Bawaslu mengenai potensi kerawanan terkait proses pemilu. Kapolda NTB menjelaskan potensi kerawanan terus update setiap harinya. Selain dari Bawaslu, internal Polda NTB juga melakukan pemetaan wilayah terkait potensi kerawanan.

”Acuan kita Bawaslu dan internal, berdasarkan tren terakhir,” terang jenderal bintang dua.

Irjen Pol. Achmat Juri memaparkan situasi sosial kemasyarakatan menjelang pemilu sangat dinamis. Karena itu, jajarannya tidak mungkin bersandar pada data lama dalam melakukan pencegahan untuk kerawanan pemilu.

”Kita tetap jaga potensi kerawanan pada area hijau. Artinya, potensi rawan itu diusahakan tetap pada tataran potensi saja,” tegas Kapolda NTB.

”Sejauh ini, dari Januari sampai hari ini memang gangguan kamtibmas berkurang, tapi kepolisian tetap waspada,” tutup  Kapolda Nusa Tengara Barat .

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password