Kakorlantas Polri : Belum Ada Kendaraan Listrik yang Melakukan Registrasi ke Polisi

Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. Salah satu syarat untuk kendaraan bermotor bisa digunakan di jalan raya adalah mengantongi izin atau teregistrasi dari Kepolisian. Wujudnya bisa berupa Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) atau pelat nomor. Selain kendaraan bermesin konvesional, mobil atau sepeda motor berbahan bakar bakar alternatif seperti hibrida hingga listrik pun harus memenuhi persyaratan tersebut.

Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen. Pol. Drs. Refdi Andri menjelaskan, terkait kendaraan listrik belum ada yang mendaftarkan atau melakukan registrasi dan identitfikasi (regident). Sebelum tahap itu, tentunya wajib menyertakan sertifikat uji tipe dan lain jalan dari Kementerian Perhubungan.

“Tahap registrasinya belum ada, Perpres-nya juga kan belum keluar. Jadi harus lulus uji tipe, setelah itu diproduksi dan kita baru bisa registrasi kendaraan listri itu,” jelas Kakorlantas Polri.

Kakorlantas Polri menambahkan, untuk registrasi kendaraan dengan listrik murni sekarang ini belum ada, yang sudah terdaftar justru mobil atau motor dengan teknologi mesin hibrida.

“Kalau listrik untuk menambah power seperti hibrida sudah, tetapi listrik murni belum ada, SRUT-nya belum ada juga,” jelas Jenderal Bintang Dua tersebut.

Direktur Registasi Identifikasi (Regident) Korlantas Polri Brigjen. Pol. Drs. Halim Pagarra, S.H., M.H., pernah mengatakan bahwa ketika melakukan pendaftaran, wajib menyertakan sertifikat uji tipe (SUT), sertifikat registrasi uji tipe (SRUT), Faktur, serta mengisi formulir seperti identitas diri.

“Acuannya tetap mengacu pada Peraturan Kapolri (Perkap) atau Peraturan Kepolisian No.5 tahun 2012,” jelas Jenderal Bintang Satu tersebut.

Mengacu pada Perkap No.5 tahun 2012, Pasal 1 ayat 8 yang menjelaskan bahwa BPKB merupakan dokumen pemberi legitimasi kepemilikan kendaraan yang diterbitlan Polri dan berisi identitas Ranmot dan pemilik, yang berlaku selama Ranmor tidak dipindahtangankan.

Sementara ayat 9 menjelaskan bahwa STNK juga merupakan dokumen yang berfungsi sebagai bukti legitimasi pengoperasian ranmor yang berbentuk surat atau bentuk lain yang diterbitkan Polri, yang berisi identitas pemilik, identitas ranmor dan masa berlaku termasuk pengesahannya.

(my/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password