Polisi Bongkar Jaringan Pencetak Uang Palsu di Kalbar

Tribratanews.polri.go.idPontianak. Polda Kalimantan Barat mengungkap kasus pembuatan uang palsu senilai Rp 200 juta. Dalam kasus ini, Polisi menangkap empat tersangka, satu di antaranya adalah wanita.

Keempat tersangka memproduksi uang palsu di Kelurahan Anjungan Melancar, Kecamatan Anjongan, Mempawah. Beredarnya uang palsu yang dibuat pelaku dianggap mengganggu ekonomi di Kalbar.

Kapolda Kalbar Irjen Pol Drs Didi Haryono mengatakan, satu dari empat pelaku ternyata adalah seorang residivis yang pernah melakukan perbuatan serupa, yaitu mengedarkan dan mencetak uang palsu.

“Salah satu tersangka yang menjadi residivis memerintahkan tersangka lainnya untuk mencetak uang palsu. Setelah tercetak, mereka mencoba membelanjakan uang palsu ini di tempat tempat pedagang pasar yang awam terhadap pengenalan uang palsu tersebut,” jelas Irjen Pol. Didi Haryono dalam keterangannya, Senin (11/02/19).

Pelaku sengaja mengedarkan uang palsu dengan membelanjakannya di pasar, dengan tujuan mendapat uang kembalian asli dari pedagang. Uang palsu itu sengaja dibelanjakan di pasar karena banyak pedagang yang merupakan orang jujur, sehingga mereka akan menganggap uang yang dibelanjakan pelaku adalah asli.

Keempat tersangka terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara dan denda sebesar Rp 50 miliar.

Dalam kesempatan itu juga, Kapolda Kalbar mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi dan mengenali uang palsu dengan 3D, yaitu dilihat, diraba, dan diterawang.

(ym/sw/hy)

Admin Polri54505 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password