Ingin ke Suriah, Mantan Napi Terorisme AK Ditangkap di Bandara Soeta

Tribratanews.polri.go.id-jakarta. Mabes Polri mengumumkan penangkapan mantan narapidana kasus terorisme, HK (41) yang terkait dalam kelompok pimpinan Dulmatin, Hal itu disampaikan Karopenmas Divhumas Polri Brigjen. Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M.,di Mabes Polri, Senin (11/2/19).

Karopenmas Divhumas Polri menjelaskan penangkapan pria yang disebut sebagai aktor intelektual jaringan teroris Indonesia ini, dilakukan pada 3 Januari 2019 lalu. Namun Polri baru merilis penangkapan tersebut ada hari ini, dengan pertimbangan kepentingan penyidikan.

“Benar, kita telah lakukan penangkapan HK alias Wahyu Nugroho alias Uceng, ditangkap di Bandara Soekarno Hatta pada 3 Januari 2019. Kenapa baru diungkap setelah sebulan (penangkapan)? Karena memang proses investigasi, butuh penguatan alat bukti dan lainnya untuk menaikkan statusnya menjadi tersangka,” jelas Karopenmas Divhumas Polri.

Brigjen. Pol. Dedi Prasetyo menerangkan bahwa penangkapan HK dilakukan saat tersangka akan pergi ke Suriah melalui Iran. Dalam administrasi yang ada, tersangka memanipulasi data atau menggunakan identitas palsu.

“Dari administrasi yang ada, tersangka memiliki nama lebih dari satu. Ini digunakan untuk membuat paspor palsu ke beberapa negara,” ungkap Jenderal Bintang Satu tersebut.

Sebelumnya, HK divonis oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada tanggal 15 Maret 2012 dengan pidana penjara selama enam tahun dalam perkara Pasal 15 juncto Pasal 9 Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 juncto Peraturan Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2002 tentang Terorisme karena telah menyembunyikan terpidana kasus terorisme Dulmatin serta terlibat dalam distribusi senjata dan amunisi untuk kelompok Dulmatin di wilayah Jawa Tengah.

(ng/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password