3 Perampok Sadis di Riau berhasil Ditangkap Polisi

Tribratanews.polri.go.id-Pekanbaru. Jajaran Polres Siak, Riau, menangkap tiga orang pelaku perampokan atau pencurian dengan kekerasan (curas) asal Sumatra Utara yang beraksi menggunakan senjata api di Jalan Waduk, Desa Sam Sam, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak. Rabu (6/2/19)

Kasus ini bermula saat korban Irfan Bagaskara (26), warga Kabupaten Kampar berangkat dari rumah temannya bernama Suwasno (saksi) menggunakan sepeda motor hendak ke PT DAP. Setibanya di Jalan Waduk, korban diberhentikan dua orang tidak dikenal yang juga menggunakan sepeda motor. Korban ditodong dengan senjata api laras pendek warna silver. Saat itu pelaku meminta korban untuk menyerahkan tasnya. Namun, korban mengaku bukan dia yang membawa uang, tak lama kemudian datang satu pelaku lainnya yang berpura-pura bertanya apa yang sedang terjadi. Korban lantas mengatakan dirinya dirampok. Namun, pelaku yang bertanya tersebut langsung memegang tangan korban dan merampas sebuah tas yang berisi uang tunai Rp 75 juta, dua unit telepon seluler. “Korban sempat melakukan perlawanan hingga berkelahi dengan pelaku. Namun, salah satu pelaku memukul kepala korban menggunakan gagang senjata api. Bahkan pelaku juga sempat melepaskan satu kali tembakan, yang tidak diketahui arahnya oleh korban. Atas kejadian itu, korban melapor ke Polres Siak,” jelas Kapolres Siak AKBP Ahmad David.

Setelah mendapat laporan, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Siak dan Polsek Kandis berkoordinasi dengan Tim Jatanras (Kejahatan dan Kekerasan) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Riau untuk melakukan penyelidikan. “Pelaku BHG kita tangkap di sebuah homestay di Kabupaten Binjai, Sumut. Pada saat dilakukan penangkapan, pelaku mencoba melarikan diri. Petugas memberikan tembakan peringatan, tapi tidak dihiraukan.

Sehingga terpaksa diberikan tindakan tegas,” jelas AKBP Ahmad David. Saat dilakukan interogasi, pelaku mengakui melakukan perampokan dengan menggunakan senjata api. Pelaku mengatakan senjata api itu milik IAH, dan yang merencanakan aksi tersebut adalah AFA. Petugas kemudian melakukan pengembangan terhadap dua pelaku lainnya. Alhasil, pelaku AFA ditangkap di sebuah tempat penginapan di Kecamatan Kandis, Siak.

Pelaku ditangkap tanpa perlawanan. Selanjutnya, jelas Kapolres Siak, petugas melakukan pengembangan terhadap satu pelaku lainnya, yakni IAH. Tim gabungan menangkap IAH di Kecamatan Pinggir, Kabupaten Bengkalis. Pelaku ini dilumpuhkan, karena melawan petugas.

Saat dilakukan penggeledahan, ditemukan sepucuk senjata api genggam rakitan warna silver dan amunisinya,” jelas Kapolres Siak. Dan dari hasil penangkapan ketiga pelaku perampokan, petugas menyita barang bukti 1 pucuk senjata api laras pendek, 6 butir amunisi aktif dan uang tunai Rp 315.000.

Ketiga pelaku saat ini diamankan di Polres Siak untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut. David menyebutkan, ketiga pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang curas, dengan ancaman 9 tahun penjara.

(fn/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password