Tabligh Akbar Kapolda Kalbar bersama Keluarga Besar Polri dan Masyarakat Kota Pontianak

Tribratanews.polri.go.id, Pontianak – Tabligh Akbar bersama Keluarga Besar Putra-Putri Purnawirawan Polri (KBP3) dan seluruh masyarakat Kota Pontianak, Kalimantan Barat, pada Jumat malam, 8 Februari 2019, digelar di Masjid Raya Mujahidin. Kapolda Kalbar Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono, SH. MH, hadir dalam Tabligh Akbar yang dihadiri ribuan jemaah itu.

Dalam kesempatan itu, Kapolda mengimbau kepada jamaah yang hadir untuk terus meningkatkan rasa nasionalisme.

“Saya ucapkan terima kasih atas undangan yang telah diberikan kepada kami selaku pembina KBP3 untuk memberikan himbauan dan pencerahan dalam rangka meningkatkan rasa nasionalisme untuk negeri kita tercinta ini, terutama di wilayah Kalimantan Barat,” ungkap Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono, SH, MH.

KBPP Polri merupakan organisasi kemasyarakatan yang beranggotakan putra putri purnawirawan Polri yang tumbuh sebagai organisasi kemasyarakatan secara mandiri, profesional untuk mendukung pembangunan nasional dan daerah. Tentu, diharapkan dengan adanya KBP3 ini, dapat bersama-sama Polri menjadi pengayom di tengah lingkungan masyarakat dengan memiliki tingkat disiplin dan memahami hukum serta pentingnya menjaga situasi kamtibmas yang kondusif.

“Kita ketahui bersama bahwa negara Indonesia terdiri dari berbagai macam suku, ras dan agama. Tanpa kita sadari miniatur demorafi masyarakat di Indonesia semua ada di Kalimantan Barat. Kemarin, Alhamdulillah kita patut berbangga karena salah satu wilayah Kalbar, Kota Singkawang, mendapatkan penghargaan sebagai kota yang memiliki tingkat tolerasi terbaik dari seluruh Indonesia. Selanjutnya di awal tahun 2019 Provinsi Kalbar mendapat kerukunan umat beragama yang diterima oleh FKUB Provinsi Kalbar,” terangnya.

Lebihlanjut dijelaskan Kapolda, pada sektor keamanan dan pembangunan bagaikan dua sisi mata uang. Yang satu menjadi syarat bagi terwujudnya sisi yang lain. Indikatornya adalah seluruh elemen pemerintah dan komponen masyarakat di Kalbar dapat beraktifitas dengan baik.

“Menjadi komitmen kita semua untuk selalu aktif dalam mengelola situasi yang sudah sangat kondusif sehingga seluruh masyarakat dapat beraktifitas dalam memenuhi keperluan-keperluannya,” tutur Kapolda.

Kapolda mengajak kepada semua komponen untuk bersama-sama menciptakan situasi Kamtibmas yang kondusif . Tentunya dukungan dan partisipasi semua pihak, termasuk para jemaah yang hadir dalam Tabligh Akbar itu. “Harapan saya ke depan, dalam menyikapi agenda nasional seperti Pileg dan Pilpres 2019 yang telah memasuki tahapan kampanye. tahapan yang paling meriah dalam sebuah pesta demokrasi. Pestanya rakyat, sesuai amanat Pancasila dalam sila keempat yaitu tentang demokrasi, di mana pemerintahan dipilih dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat,” ujar Irjen Pol Drs Didi Haryono.

Sebelum mencapai puncak pesta rakyat pada 17 April 2019, mari mulai hari ini dengan komitmen dan kebulatan tekad bersama-sama kita jadikan Provinsi Kalbar sebagai percontohan bagi provinsi lain di dalam melaksanakan Pilkada serentak yang paling aman, paling damai, paling elegan, paling mantap, serta paling tertib dan paling bermartabat di Indonesia.

“Kami juga berkomitmen netral dan profesional selama Pileg dan Pilpres berlangsung. Selaku Kapolda Kalbar, saya menggugah dan mengimbau para jemaah sekalian yang memiliki hak pilih atau hak suara untuk menggunakan haknya dengan cerdas dan sama-sama kita perangi berita bohong atau hoaks yang menyesatkan dan menjadi sumber persoalan. Mari kita berpegang teguh pada empat pilar negara kita: Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika,” katanya.

Mengakiri sambutannya, Kapolda mengajak gunakan media sosial dengan bijak dan cerdas. Caranya adalah, cermati dahulu setiap informasi yang diterima. Lakukan dengan teliti dan cermat setiap informasi dan medsos.

“Tujuanya agar kita tidak tergolong ke dalam manusia fasik yang gemar menyebarkan berita bohong yang menyesatkan. Situasi yang aman bukan karena ada yang menjaga dan mengawasi semata, namun juga terwujud karena adanya keterpaduan sebuah sistem dan pola manajemen dari komponen-komponen para pendukungnya,” kata Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Inspektur Jenderal Polisi Drs Didi Haryono SH MH. (La/Sw/Hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password