Polda Sumsel Dalami Temuan 6 Ribu Ton Beras Busuk di Gudang Bulog

Tribratanews.polri.go.idPalembang. Sebanyak 6 ribu ton beras busuk dan 200 ton gula pasir yang sudah kadaluarsa di gudang Bulog Martapura, Ogan Komering Ulu (OKU) Timur

Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol. Zulkarnain Adinegara mengatakan pihaknya masih mengecek kebenaran dan fakta sebenarnya terkait hal itu.

“Penyelewangan hukum atau tidak kan kami belum tahu persis. Katanya kan beras busuk. Kami belum tau ini beras untuk rastra atau bukan,” jelas Irjen Pol. Zulkarnain Adinegara, Kamis (07/02/19).

Untuk itu, Kapolda Sumsel telah memerintahkan jajaran dibawahnya untuk mengecek dan menyelidiki langsung. “Saya sudah perintahkan Kapolres OKU Timur karena gudang ada disana. Direktorat Krimsus Polda Sumsel yang terkait juga untuk berkoordinasi dan mengecek,” terang Irjen Pol Zulkarnain Adinegara.

Jika nanti hasilnya ada bukti tindak pelanggaran, maka pihaknya dapat memberikan sanksi serta memproses masalah ini ke ranah hukum. “Kalau ada pelanggaran hukum kita tegakkan. Tapi kalau itu hanya karena administratif itu ranah Bulog,” tegas Kapolda Sumsel.

Sementara itu, Kepala Perum Bulog Divre Sumsel Babel, M Yusuf Salahuddin belum dapat dihubungi dan memberikan keterangan mengenai masalah ini

Sebelumnya, adanya temuan beras busuk ini diketahui usai adanya sidak (inspeksi dadakan) oleh Tim Sergap Mabes TNI. Kemudian DPRD OKU pun melakukan sidak di tempat yang sama. Dandim 0403 OKU, Letkol Arm Agung Wisoso mengatakan pihaknya hanya mendampingi tim Sergap, dan ditemukan adanya ribuan ton beras busuk di gudang Bulog itu. Hanya saja, usai dicek, ia mengaku beras busuk itu merupakan pengadaan tahun 2015.

(ym/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password