Pelaku Penganiayaan Taruna Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan Makassar Ditetapkan Jadi Tersangka

Tribratanews.polri.go.id – Makassar. Aldama Putra Pongkala, korban kasus kematian taruna angkatan pertama Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) di Makassar, (19), telah menetapkan satu orang tersangka, Minggu (03/02/19).

 

Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo, saat mengadakan pers rilis menjelaskan kronologis penganiayaan yang bermula saat korban tidak menggunakan helm saat masuk kedalam kampus dengan mengendarai sepeda motor.

Senior angkatan kedua di ATKP Makassar, MR (21), ditetapkan sebagai tersangka setelah melakukan penganiayaan terhadap korbannya.

Korban yang sebelumnya telah meminta izin untuk bermalam di luar, namun tidak menggunakan helm. Mengetahui hal tersebut, MR kemudian memanggil korban untuk masuk ke dalam kamar seniornya, hingga penganiayaan itu pun terjadi.

“Saat masuk ke dalam kamar, Aldama Putra Pongkala diperintahkan untuk melakukan posisi tobat dan kemudian memerintahkan lagi Aldama Putra Pongkala untuk berdiri. Saat berdiri kemudian dia (Rusdi) memukul ke arah dada korban beberapa kali dan akhirnya korban terjatuh,” jelas Kombes Dwi Ariwibowo.

Setelah tak sadarkan diri, beberapa siswa sempat berusaha menolong korban dengan menggunakan nafas buatan dan membasuhkan minyak kayu putih ke tubuh korban. Sayangnya, tindakan itu tidak mampu menolong nyawa korban.

Setidaknya polisi telah memanggil 22 orang untuk diperiksa dengan melakukan pemeriksaan secara maraton yang dimulai pada pagi hari hingga malam hari.

“Tidak ada dendam, senior melihat kesalahan juniornya yang tidak menggunakan helm. Pemukulan di bagian dada, hasil autopsi kita sudah lebam, kemungkinan seperti itu (luka dalam:red), belum menerima hasil keseluruhan,” ungkap Kapolrestabes Makassar.

Atas perbuatannya tersebut, pelaku terancam dikenakan pasal 338 KUHP dan atau 351 ayat (3) KUHPidana dengan ancaman hukuman 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara.

Hingga saat ini, lanjut Kombes Dwi Ariwibowo, polisi masih terus melakukan penyidikan untuk mencari tahu dan lebih mendalami kasus, yang hingga saat ini baru menetapkan satu tersangka yakni MR.

 

(fn/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password