Masuk Jalur Busway dan Lawan Arus, 2.451 Pengendara Ditilang

Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. Polres metro Jakarta Timur melakukan penindakan terhadap pengguna jalan yang melawan arus dan memasuki jalur Busway. Dalam empat hari, 2.451 pengendara ditilang.

 

“Operasi sejak 31 Januari, sudah ribuan yang ditindak karena melawan arus dan masuk busway. Sehari hampir 150-200 itu ada di beberapa titik pada jam tertentu. Ini kan sudah memprihatinkan untuk kesadaran pengguna jalan,” jelas Kasat Lantas Polrestro Jaktim, AKBP Sutimin.

 

Kasat Lantas menjelaskan mayoritas pelanggar didominasi oleh pengguna jalan yang masih di bawah umur dan pengguna jalan dewasa yang tak memiliki SIM. Sebanyak 42 anggota yang tergabung dalam Tim Sterilisasi Busway dan Tim Satgas Penindakan Lawan Arus.

 

“Lawan arus cukup tinggi di Kalimalang. Pada pagi hari, pukul 06.00-07.30 WIB. Kemudian di Jalan D.I. Pandjaitan, tepatnya di Pasar Gembrong. Lalu di flyover Pondok Kopi dan Kampung Melayu,” terang Kasat Lantas.

 

Melawan arus dan masuk jalur busway merupakan pelanggaran berbahaya yang bisa mengakibatkan kecelakaan. Perbuatan tersebut melanggar UU 22/2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

 

Hingga Minggu (3/2) sebanyak 1.187 pengguna jalan ditindak, sedangkan untuk penindakan pengendara yang masuk jalur busway ada sebanyak 1.264 pelanggar. Total 2.451 pengendara yang ditindak.

 

(rj/sw/hy)

 

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password