Kadiv Humas Polri : Penyebaran Hoaks di Tahun Politik Mengemuka Naik 65-85 Persen

Tribratanews.polri.go.id. – Jakarta. Guna mencegah penyebaran berita bohong atau hoax, Polri gandeng Mahasiswa Universitas Indonesia dalam acara Millenial Anti Hoax, Senin (4/2), karena mahasiswa saat ini dinilai memiliki pengaruh besar sebagai pengguna media sosial.

“Dari data yang ada, pemegang gadget, pengguna sosmed ada di adik-adik semua. Hati-hati nanti bisa dipanggil polisi, kalau (hoax) diforward. Jadi saring dulu,” jelas Kadiv Humas Polri, Irjen Pol. Mohammad Iqbal, S.I.K., M.H., dalam seminar Milenial Anti Hoax di auditorium Vokasi, UI. “Hoaks mengemuka hampir naik 65 sampai 85 persen pada tahun politik, maka Polisi tampil sebagai oase untuk mendinginkan situasi politik yang ada,” tambah Kadiv Humas Polri.

Kadiv Humas Polri menjelaskan, ada peningkatan penyebaran hoax menjelang pemilu 2019. Maka dari itu, pihak Kepolisian akan berperan aktif mendinginkan suasana politik. Karo Misinter Divhubinter Polri, Brigjen Pol. Krishna Mukti, S.I.K., M.Si., menambahkan, sekali lagi Polri tak bosan-bosan mengingatkan kalau pelaku penyebaran hoax bisa dijerat UU ITE karena merupakan suatu tindak pidana. UU ITE juga menindak pencemaran nama baik.

(fa/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password