Cegah Penyebaran Hoaks, Kadivhumas Polri Tekankan Saring sebelum Sharing

Tribratanews.polri.go.id-Depok. Dalam Seminar Millenial Anti Hoax di Universitas Indonesia (UI), Kadivhumas Polri Irjen. Pol. Mohammad Iqbal mengajak mahasiswa UI untuk berperan mencegah penyebaran hoaks lewat media sosial. Senin, (4/2/19)

Kadivhumas Polri Irjen Pol. Mohammad Iqbal, S.I.K., M.H. mengatakan bahwa pengguna Sosial Media ( Sosmed) terbesar ada di kalangan Mahasiswa, jadi sebelum share harus saring dulu.

“Dari data yang ada, pemegang gadget, pengguna sosmed ada di adik-adik semua. Hati-hati nanti bisa dipanggil polisi, kalau (hoaks) di-foward. Jadi saring dulu,” jelas Kadiv Humas Polri.

Kepada mahasiswa, Irjen Pol. Muhammad Iqbal memaparkan bahwa peningkatan penyebaran hoaks terlihat menjelang pemilu 2019. Karena itu, Polri perlu bersama-sama dengan mahasiswa berperan mendinginkan suasana politik.

“Hoaks mengemuka hampir naik 65 sampai 85 persen pada tahun politik, maka polisi tampil sebagai oase untuk mendinginkan situasi politik yang ada,” jelas Jenderal Bintang Dua tersebut.

Sementara itu, Karomisinter Divhubinter Polri Brigjen Pol. Krishna Murti S.I.K., M.Si. menjelaskan, penyebaran hoaks yang ancaman pidananya diatur dalam UU ITE.

Selain menyebarkan berita bohong, UU itu juga melarang penyadapan dan pencemaran nama baik.

(ng/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password