Perusakan Alat Peraga Kampanye di Pontianak dan Penganiayaan Terhadap Salah Seorang Relawan Caleg Demokrat di Tetapkan Tersangka

Tribratanews.polri.go.id – Pontianak. Kapolresta Pontianak Kota, Kombes Pol. Muhammad Anwar Nasir, Minggu (03/02/19) menetapkan SG sebagai tersangka kasus dugaan perusakan alat peraga kampanye dan penganiayaan terhadap salah seorang relawan Caleg Demokrat Dapil 4 (Rasau Jaya-Teluk Pakedai), Kabupaten Kubu Raya, Kalbar.

“Kami akan terus memproses hukum kasus dugaan perusakan APK dan penganiayaan relawan salah seorang caleg tersebut,” tegas Kapolresta Pontianak Kota.

Kapolresta menjelaskan, dari hasil visum terhadap korban, maka masuk dalam kategori penganiayaan ringan sebagaimana diatur dalam pasal 352 KUHP.

Terjadi penyerangan oleh sekelompok orang terhadap relawan caleg tersebut terjadi pada Minggu (27/01/19) , pada saat para relawan sedang istirahat makan siang usai memasang bendera partai. Akibatnya satu orang relawan berinisial MIS mengalami luka gores di bagian dada karena terkena bambu tiang bendera yang digunakan sekelompok orang tersebut untuk menyerang. Tersangka hingga saat ini belum dilakukan penahanan.

Sebelumnya, Ketua Bawaslu Kubu Raya, Urai Juliansyah mengatakan, pihaknya terus mendalami terkait laporan dugaan perusakan alat peraga kampanye yang dialami Dessi Fithri Anggraeni, Caleg Demokrad Dapil 4 (Rasau Jaya-Teluk Pakedai), Minggu (27/01/19) lalu.

” Bawaslu Kubu Raya secara resmi, Kamis kemarin (31/1/19) sudah menerima laporan yang disampaikan oleh koordinator tim pemenangan Caleg Dessi Fithri Anggraeni secara administrasi, yakni laporan berupa perusakan atribut parpol yang akan kami dalami dulu di tingkat komisioner dan akan dibahas melalui pleno,” tegas Urai Juliansyah.

Urai Juliansyah menjelaskan, di pleno itulah nantinya akan diketahui apakah laporan tersebut terkait pelanggaran pidana Pemilu, administrasi atau pelanggaran kode etik.

(fn/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password