Kejar Pelaku Pengeroyokan OKP, Kapolda Sumut: Praktik Premanisme Harus Dihentikan

Tribratanews.polri.go.id-Medan. Pasca bentrokan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang menyebabkan satu orang tewas, Sabtu (2/2/19), Polisi melakukan penyelidikan.

Diketahui kejadian tersebut pecah usai pelantikan Ikatan Pemuda Karya (IPK) di lapangan bola Gajah Mada, Jalan Krakatau, Kota Medan. Saat itu, korban bersama sejumlah temannya konvoi dan hendak pulang dengan tujuan Desa Pematang Johar, Kecamatan Labuhan Deli.

Saat melintas di Jalan H Anif, korban dan teman-temannya diduga dihadang puluhan orang. Dia tertangkap, dan dianiaya hingga tewas. Para pelakunya pun melarikan diri saat mengetahui korban sudah tak bernyawa. Pihak Kepolisian terus melakukan pencarian terhadap pelaku tersebut.

Terkait kejadian tersebut, Kapolda Sumatera Utara (Sumut) Irjen Pol. Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H. mengatakan bahwa polisi akan menangkap dan menindak tegas pelaku bentrokan OKP.

Kapolda mengimbau kepada masyarakat untuk melaporkan ke pihak Kepolisian jika ada tindakan intimidasi dan praktik premanisme.

“Siapapun kalau ada kegiatan mintalah pengamanan dari aparat keamanan. Baik TNI atau Polri, ini zaman sudah modern. Praktik premanisme harus dihentikan. Kalau mereka mengancam, mengintimidasi dan melakukan perbuatan sewenang-wenang segera laporkan,” jelas Kapolda.

(af/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password