Vigit Waluyo Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Mafia Bola

Tribratanews.polri.go.id – Jakarta. Tim Satgas Anti Mafia Bola menetapkan tersangka baru atas dugaan kasus match-fixing di sepakbola Indonesia. Tersangka tersebut yaitu Vigit Waluyo.

Penetapan Vigit tersebut setelah Satgas Anti Mafia Bola, mendalami laporan serta bukti-bukti yang ada. Vigit disebutkan mengalirkan dana kepada Dwi Irianto sebesar Rp115 juta. Dana tersebut dikasih agar memudahkan jalan PS Mojokerto Putra naik kasta dari Liga 3 ke Liga 2. Hal tersebut yang membuat Vigit dijadikan tersangka oleh Satgas Anti Mafia Bola.

“Bahwa kasus dari pada perkara antara yang dilaporkan [adalah] pak Vigit Waluyo (VW), pada kemarin malam sudah melakukan gelar perkara,” jelas Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola, Kombes. Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono.

“Mekanisme gelar sudah menaikkan VW menjadi tersangka dalam kasus PS Mojokerto Putra,” tambah Kabid Humas Polda Metro Jaya itu.

Sebelumnya diketahui, Vigit juga sudah mendapat hukuman dari Komite Disiplin PSSI. Ia dilarang beraktifitas di lingkungkan sepakbola tanah air karena terlibat match-fixing.

Sejauh ini Satgas Anti Mafia Bola sudah menetapkan enam orang tersangka. Selain Vigit ada komite eksekutif (Exco) PSSI Johar Lin Eng, mantan anggota komite wasit Priyanto, Anik Yuni Artika Sari, anggota nonaktif komite disiplin (Komdis) PSSI Dwi Irianto alias Mbah Putih, dan wasit Nurul Safarid.

(my/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password