Kapolda Banten Salurkan Zakat Kepada Masyarakat Kurang Mampu

Tribratanews.polri.go.id – Banten . Polda Banten melalui program ‘Zakat Penghasilan Personel Polda Banten’ berikan bantuan kepada Yati seorang nenek berusia ±80 tahun yang menderita lumpuh di Kp Kandang Sapi, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak.

Nenek berstatus janda ditinggal mati ini tinggal bersama 4 orang anaknya yang bekerja sebagai buruh cuci dan tukang pijat di sebuah rumah yang sungguh memprihatinkan. Kapolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir melalui Dirbinmas Polda Banten Kombes Pol Oki Waskito bersama Kabidhumas Polda Banten AKBP Edy Sumardi, siang tadi mengunjungi rumahnya untuk memberikan bantuan, Rabu (16/01/2019).

“Ini merupakan misi kemanusian bersama, Bukan berarti kami lebih, melainkan adanya rasa kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang kurang mampu,” ujar Kombes Pol Oki Waskito didampingi AKBP Edy Sumardi usai mengunjungi rumah nenek Yati.

Dikesempatan yang sama, Kabdihumas Polda Banten AKBP Edy Sumardi mengatakan, program ini merupakan kebijakan Kapolda Banten, yang ingin menyalurkan Zakat, Infaq dan Sedekah anggota polisi di Polda Banten, untuk di sampaikan kepada masyarakat kurang mampu.

“Semua sama tidak ada perbedaan, mereka yang membutuhkan akan kita bantu. Sumbangan yang berasal dari seluruh personel Polda Banten lalu dikumpulkan kemudian diberikan sesuai dengan tingkat kebutuhannya,” kata kabidhumas Polda Banten AKBP Edy Sumardi.

Sementara itu, nenek yati yang seringkali memakan roti dengan teh panas  saja dengan anak-anaknya dikala sedang tidak mempunyai beras merasa terharu diberikan bantuan oleh Polda Banten.

“Saya sangat merasa terbantu dengan bantuan ini, biasanya kalau ga ada beras kita makan roti bersama teh panas saja. Jadi, ini sangat bermanfaat bagi saya dan anak-anak, saya mengucapkan ribuan terimakasih  kepada bapak Polisi,” ungkap nenek yati seraya meneteskan air mata.

Dilokasi yang tak jauh dari rumah sang nenek, Royadi (50) mengatakan bahwa sosok Polisi yang biasa ia anggap sebagai sosok yang menyeramkan tidaklah terlihat seperti yang dibayangkannya.

“Saya beranggapan polisi itu sosok yang keras dan jauh dari sisi humanis, ternyata tidak, mereka sangat ramah, santun dan humanis dan memiliki rasa pedulian yang tinggi antar sesama. Kita sebagai masyarakat berharap agar kegiatan ini terus dipertahankan, dengan begitu akan banyak masyarakat kurang mampu terbantu.” ucap salah seorang masyarakat di lokasi.

(py/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password