Dua Pekan Pertama Tahun 2019, Polri Tangani 1.115 Kasus Narkoba

Tribratanews.polri.go.idJakarta. Dua pekan pertama pada tahun 2019, Polri sudah menangani 1.115 kasus narkoba di seluruh Indonesia. Dalam dua pekan pertama di bulan Januari ini, terjadi peningkatan yang cukup signifikan baik dalam jumlah kasus, tersangka maupun barang bukti.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigadir Jenderal Polisi Eko Daniyanto menuturkan, jumlah tindak pidana narkoba di pekan kedua bulan Januari sebanyak 787. Sedangkan pekan sebelumnya sebanyak 368 kasus. Sehingga, bila ditotal jumlahnya mencapai 1.115 kasus
.
“Ada kenaikan 113,86 persen,” kata Brigjen Pol. Eko Daniyanto, Minggu (13/01/19).

Adapun, jumlah tersangka mengalami kenaikan dari 501 orang di pekan pertama menjadi 1.015 di pekan kedua.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri menjabarkan, pada pekan kedua, tersangka narkoba yang ditangkap adalah bandar 12 orang, pengedar 497 orang, penyalahgunaan (pemakai) sebanyak 505 orang, produsen satu orang, dan WNA satu orang.
“Tidak ada yang mendapatkan tindakan tegas terukur (ditembak) petugas,” jelas Brigjen Pol. Eko Daniyanto.

Dengan demikian, hingga pekan kedua Januari 2019 sudah ada 1.516 tersangka diamankan terkait kasus narkoba. Adapun, tiga Polda yang terbanyak menangani kasus narokoba adalah Polda Jatim, Polda Metro Jaya dan Polda Sumatra Utara. Polda Jatim menangani 116 kasus, sedangkan Polda Metro Jaya menangani 80 kasus. Sementara Polda Sumut menangani 55 kasus.

Polisi pun melakukan analisis dan pemetaan narkoba dari hasik tangkapan di pekan kedua. Hasil mapping pada pekan kedua bulan Januari 2019.

“Jalur masuk narkotika jenis sabu diantisipasi via jalur laut yang berasal dari Tawau Malaysia tujuan Indonesia melalui wilayah Kalimantan melalui Pulau Sebatik maupun Pulau Tarakan tujuan Kalimantan untuk pasokan wilayah Kalimantan dan Sulawesi,” tegas Jenderal bintang satu.

Untuk barang bukti, pada pekan kedua Januari 2019 Polri mengamankan ganja sebesar 53.053,57 gram yang mana telah mengalami penurun 83.32 persen dari minggu sebelumnya yang berjumlah 318.103,61 gram.Narkotika jenis sabu juga mengalami penurunan dari 74.290,98 gram menjadi 15.152,94 gram (turun 79,60 persen).

Namun, kenaikan justru terjadi pada narkotika jenis ekstasi, yaknj dari 2.377 butir menjadi 9.256 butir (naik 289,40 persen). Sementara tembakau gorilla mengalami kenaikan dari 15,5 gram menjadi 115,87 (naik 647,55 persen).

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengklaim, dari barang bukti yang berhasil disita pada pekan kedua Januari 2019, polisi telah menyelamatkan sebanyak 228.463 orang dari penyalahgunaan narkoba.

(ym/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password