Bendahara PSSI Tak Penuhi Panggilan Satgas Anti Mafia Bola, dengan Alasan Masih di Luar Negeri

Tribratanews.polri.go.id. – Jakarta. Dengan beralasan sedang berada di luar negeri, Bendahara PSSI, Berlinton Siahaan, tidak memenuhi panggilan polisi terkait kasus pengaturan skor sepakbola Indonesia. Panggilan tersebut berdasarkan laporan dari manajer klub Persibara Banjarnegara, Lasmi Indaryani

“Bendahara PSSI hari ini tidak bisa memenuhi panggilan penyidik karena sedang keluar negeri (sesuai surat dari pengacaranya) minta reschedule minggu depan,” jelas Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola, Kombes Pol. Argo Yuwono.

Berlinton, yang juga menjabat Dirut PT Liga Indonesia Baru, pernah dipanggil pada Jumat (21/12/2018). Saat itu ada empat saksi lain yang dipanggil, yaitu Sekjen PSSI Ratu Tisha Destria, Manajer Madura FC Januar Hermanto, Sekjen BOPI Andreas Marbun, dan Ketua BOPI Richard Sambera.

Polri menyatakan tengah menyelidiki dugaan pengaturan skor pertandingan sepakbola Liga Indonesia pada musim 2013-2017. Polisi melakukan penyelidikan untuk mendapatkan bukti-bukti baru kasus pengaturan skor.

“Kasus-kasus lama nanti untuk digali kembali. Alat bukti yang pada masa penyidikan awal itu, penyidik menilai belum cukup, maka akan didalami kembali, dianalisa kembali, di-assessment kembali, bukti-bukti apa yang dibutuhkan untuk mengungkap satu peristiwa yang diduga adalah peristiwa pidana tersebut,” kata Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Dr. Dedi Prasetyo, M.Hum., M.Si., M.M.

(fa/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password