4 Perampok Sarang Walet Tewas Baku Tembak dengan Polisi

Tribratanews.polri.go.id – Palembang. Empat pelaku perampokan sarang burung walet di Desa Wonodadi Asri, Kecamatan Buay Madang Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan tewas usai baku tembak dengan aparat kepolisian, Senin (7/1/19) dini hari. Para pelaku baku tembak dengan polisi saat dikejar.

Kapolres OKU Timur AKBP Erlin Tangjaya membenarkan peristiwa tersebut. Pihaknya menduga keempat tersangka merupakan komplotan perampok asal Lampung.

Kapolres menjelaskan pengejaran ini bermula ketika keempat perampok menyatroni rumah Sumarno (48). Saat itu Sumarno tengah tertidur. Tiba-tiba Sumarno dikejutkan dengan suara keras pintu belakang rumahnya didobrak para pelaku. Ketika itu, mereka langsung menodongkan senjata api rakitan kepada korban dan mengancam akan membunuh.

Sambil mengacungkan senjata api, para tersangka meminta perhiasan yang dikenakan korban dan menunjukkan tempat penyimpanan uang dan sarang walet yang sudah dipanen. Komplotan perampok pun leluasa menggasak harta Sumarno seperti satu karung besar sarang walet, dua unit sepeda motor, serta uang tunai milik korban.

“Setelah kejadian, pelaku melarikan diri dan korban langsung melapor ke kepolisian. Kita langsung kerahkan anggota dan melacak jejak para pelaku,” jelas Kapolres.

Dalam hitungan jam, petugas menemukan posisi para pelaku. Saat hendak ditangkap, komplotan perampok justru melawan dan melepaskan tembakan beberapa kali ke polisi. Polisi pun membalas. Baku tembak tak terelakan. Dalam kejadian ini, polisi menembak mati semua pelaku.

“Saat kami kepung mereka melawan dengan menembakkan senjata api rakitan. Petugas pun melepaskan tembakan balik ke arah pelaku karena membahayakan petugas. Para tersangka tewas dalam baku tembak,” tambah dia.

Berdasarkan identifikasi yang dilakukan polisi, para pelaku tersebut, yakni Muasar (46) warga Desa Sidorejo Serdang Kuring, Kecamatan Bahuga, Way Kanan, Lampung; Trajitno alias Trajet (40) dan Saipulloh (43) warga Rowodadi, Kecamatan Buay Madang Timur, OKU Timur; serta Samsul (43) warga Desa Liman Mati, Kota Dewa Bahuga, Kecamatan Way Kanan, Lampung.

Jenazah pelaku saat ini tengah berada di kamar mayat RSUD Lengot Martapura, OKU Timur. Dari tangan para pelaku polisi menyita barang bukti berupa beberapa barang hasil rampokan, sebilah samurai, sebilah pisau, dan tiga pucuk pistol rakitan. Dibantu warga, petugas masih mencari sepucuk pistol rakitan lagi yang dibuang pelaku ke persawahan.

“Sesuai instruksi dari Kapolda Sumsel, kami tidak segan memberikan tindakan tegas bagi pelaku jika melawan atau membahayakan nyawa warga dan petugas. Ini efek jera bagi pelaku kejahatan lain,” tutup Kapolres.

(my/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password