Polisi Buru Kreator Konten dan Buzzer Hoaks Surat Suara Tercoblos

Tribratanews.polri.go.idJakarta. Kepala Biro Penerangan masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan pihaknya berupaya menangkap orang yang berperan sebagai kreator dan buzzer berita bohong atau hoaks mengenai tujuh kontainer surat suara tercoblos di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“Kami fokus pada pengembangan dua pelaku utama, yaitu kreator yang membuat konten hoaks dan buzzer yang pertama kali memviralkan hoaks tersebut,” jelas Brigjen Pol. Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jakarta, (07/01/19).

Karo Penmas Divisi Humas Polri menjelaskan kreator dan buzzer hoaks itu sudah diidentifikasi dan di-profiling. Oleh karena itu, Polisi masih melakukan pendalaman dari sisi aspek alat bukti dalam penyelidikan kasus hoaks tersebut.

“Kenapa kita tidak langsung tangkap, Polri tidak mau berspekulasi. Kita menguatkan kembali alat bukti yang memang dibutuhkan dalam proses sidik sampai pelimpahan berkas ke jaksa penuntut umum,” tegas Brigjen Pol. Dedy Prasetyo.

Dalam Pasal 184 KUHAP disebutkan tidak hanya butuh dua bukti, tetapi juga keterangan saksi, keterangan ahli, surat, keterangan terdakwa, dan petunjuk. “Makanya penyidik memeriksa beberapa saksi ahli hukum pidana, ITE, dan ahli bahasa.”

Pihak Kepolisian juga masih menunggu hasil laboratorium forensik terkait dengan identifikasi pihak yang memberi konten hoaks tujuh kontainer surat suara yang tercoblos di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

“Kita punya lab forensik khusus digital. Kita akan meneliti voice. Voice itu nanti akan kita identifikasi. Apabila alat bukti sangat kuat, penyidik tidak ragu mengambil langkah hukum selanjutnya,” ucap Karo Penmas Divisi Humas Polri.

(ym/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password