Polisi Gandeng PPATK Lacak Aliran Dana Kasus Pengaturan Skor Sepak Bola Indonesia

Tribratanews.polri.go.id – Polisi menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) guna menelusuri aliran dana terkait pelaporan dugaan mengatur skor sepak bola Indonesia.

Menurut Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola Kombes Argo Yuwono mengatakan saat ini baru ditemukan dugaan pengaturan skor di tingkat 2 dan Liga 3 di Jawa Tengah. Penyelidikan akan terus dikembangkan untuk mencari pihak yang tidak berpartisipasi.

“Itu kan PPATK kita tunggu (soal aliran dana). Itu kan saksi ahli, di sidang pengadilan ya, kita lihat ya. Oh ya jelas (koordinasi dengan PPATK) semuanya kami lakukan, ”¬†tambah Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola saat diwawancarai di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (02/01/18).

Terkait soal pengaturan skor sepakbola Indonesia, Polisi telah menetapkan empat orang tersangka dan diatur di Rutan Polda Metro Jaya. Mereka adalah anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Johar Lin Eng; eks anggota Komisi Wasit, PSSI Priyanto; perempuan bernama Anik Yuni Artika Sari: dan yang terakhir Dwi Irianto alias Mbah Putih.

Sebelumnya, alur menetapkan skor dan pembagian duit ke pihak tersebut terungkap setelah polisi menyetujui jumlah peserta dan tersangka. Bayangkan mengatur skor itu beragam mulai dari Rp100 juta hingga Rp200 juta.

Saat ini para tersangka dijerat dengan dugaan tindak pidana dan / atau penggelapan dan / atau tindak pidana suap dan / atau tindak pidana pencucian uang sesuai dengan Pasal 378 KUHP dan / atau Pasal 372 KUHP dan / atau UU No 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan / atau Pasal 3, 4, 5, UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU.

(sm / sw / hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password