Polda Sumsel Catat 22 Korban Tewas Laka Air

Tribratanews.polri.go.id – Palembang. Kasus kecelakaan (laka) air atau laut yang terjadi di perairan Sungai Musi Sumatera Selatan pada tahun 2018, meningkat drastis dibandingkan tahun 2017 dengan presentase mencapai 133,33 persen.

 

Pada tahun 2018 tercatat ada 7 kasus dan 6 diselesaikan yang menyebabkan 22 orang meninggal dunia, 5 luka berat dan 3 luka ringan.

Sedangkan Tahun 2017 tercatat ada 3 kasus dengan korban 6 meninggal dunia dan 25 orang mengalami luka berat.

 

“Kemanan di laut dinilai sudah sangat memprihatinkan, nanti akan di cek Safety serta kelayakan transportasi air untuk berlayar di perairan Sungai Musi,” jelas Kapolda Sumsel Irjen Pol. Drs. Zulkarnain.

 

Selain itu, pihaknya juga bakal menambah beberapa Pos Air guna memantau aktivitas di perairan, mengingat di Sumsel khususnya di Kota Palembang masyarakat dominan masih menggunakan transportasi Sungai Musi.

 

Beberapa kecelakan si perairan Sungai Musi hingga mengakibatkan korban jiwa salah satunya pada bulan Februari, Selasa (20/02/18).

 

Berdasarkan laporan dari Kantor Basarnas Palembang, telah terjadi kecelakaan di perairan Sungai Musi, yakni Kapal Kahyong Utara milik PT. ALP dari Tanjung Kalian menuju Pelabuhan Tanjung Api – Api yang karam dan tengggelam.

 

Diketahui kapal yang berisikan 31 orang, 30 orang selamat dan 1 orang ABK dinyatakan hilang. Selain itu, selang 3 bulan kemudian sebuah speedboat asal Jalur 14 dengan nama lambung Rahendi Putra mengalami kecelakaan di perairan Sungai Musi atau tepatnya depan Dermaga Bekangdam, Rabu (30/05/18).

 

Dari jumlah penumpang total berjumlah 25 orang, 4 diantaranya ditemukan meninggal dunia.

 

(wm/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password