Menjelang Malam Tahun Baru2019, Polri dan POM TNI Bersama BNN Gelar Razia Narkoba di Mataram

Tribratanews.polri.go.id. – Mataram. Sinergitas TNI-Polri dan BNN membuahkan hasil. Dalam hal ini, Polres Mataram bersama POM TNI AD dan BNN Kota menggelar razia Narkoba di beberapa Bar dan Karaoke di Hotel berbintang di Kota Mataram. Razia di mulai pukul. 22.18 WITA  hingga pukul. 23.45 WITA, dipimpin langsung Kabag Ops Polres Mataram, Kompol Taufik, S.I.P.

Kegiatan operasi  dibagi dalam dua tim dan berhasil menjaring satu orang  pengunjung Kafe Diva di Abian Tubuh yang diduga positif menggunakan narkoba. Kendati demikian, BNN  Kota Mataram  hari ini, Minggu (30/12/2019) berencana   melakukan pemeriksaan lebih mendalam terhadap  yang bersangkutan.

Sementara itu, Kepala Seksi, P2M, BNN Kota Mataram, Amnan menegaskan  dari BNN Kota Mataram sudah jelas sesuai kewenangan yang diberikan BNN Pusat akan melakukan pengawasan ketat  terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Salah satu contoh BNN Kota Mataram tidak hanya  mengawasi masuknya peredaran narkoba di kawasan Hotel, namun juga di terminal, terutama selama jelang Natal dan Tahun Baru 2019, pihaknya sudah tiga kali melakukan  Operasi  Gabungan yang sama di Terminal Mandalika, dengan melakukan   tes urine  para sopir.

 

Operasi yang sama juga digelar Polda NTB bersama BNN Provinsi NTB dan POM TNI dikawasan Senggigi menyasar sejumlah kafe dan Bar Karaoke. Razia gabungan tersebut dimulai dari Start Cafe, Mekar Cafe terakhir New Surya di wilayah Senggigi Lombok Barat. Ketiga tempat hiburan tersebut pengunjung maupun pegawainya dilakukan tes urin di tempat. Dari 122 orang yang  dilakukan  tes urine  terdapat tiga  orang diduga  positif mengkonsumsi narkoba, yaitu EL perempuan (29), yang  mengaku Istri seorang Kepala Desa,  di Kecamatan Gerung Lombok Barat,  berinisial  EL (29) asal Purwakarta Jawa Barat. Dia bersama suaminya sedang menikmati hiburan malam di sebuah club malam. hanya saja hasil pemeriksaan  sang Kades negatif.

 

Sementara dua lainnya, yakni MA (28) seorang laki-laki bekerja sebagai ASN diduga bekerja di sebuah lembaga penegak hukum di Mataram dan seorang perempuan berinisial IF (23) asal Bonjeruk Lombok Tengah positif menggunakan narkoba. Ketiganya akhirnya di bawa BNN Provinsi NTB untuk di rehab.

 

(fa/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password