Polisi Temukan Kokain Saat Tangkap Publik Figur Inisial “S”

Tribratanews.polri.go.id – JAKARTA. Polres Metro Jakarta Selatan menggelar konferensi pers terkait penangkapan publik figur berinsial SE alis S atas kasus penyalahgunaan narkotika jenis kokain. Konferensi pers dipimpin langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Raden Prabowo Argo Yuwono, S.I.K., M.Si., didampingi Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H. dan Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Erick Frendriz, S.I.K, M.Si. di halaman lobby Gedung Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (27/12).

Penangkapan tersebut berawal dari kecurigan petugas yang melihat gelagat seorang penumpang yang baru tiba di Bandara Soekarno Hatta pada 11 September 2018 lalu. Kemudian Kepolisian menindaklanjuti informasi tersebut dengan melakukan surveilance yang terlihat menggunakan taxi dari bandara soekarno hatta lalu melewati daerah Tomang Jakarta Barat namun dikarenakan arus lalu lintas ramai lancar dan mobil taxi tersebut terlihat melaju dengan cepat maka anggota tidak dapat melanjutkan surveilance karna tidak terkejar dan hilang dikeramaian arus lalu lintas.

Baca juga: Pasca Tsunami, Korlantas Polri Terjun Evakuasi Reruntuhan Pos PJR Carita

“Dari informasi tersebut anggota satnarkoba timsus III Polda Metro Jakarta Barat menindaklanjuti penyelidikan dengan melakukan surveilence yang terlihat menggunakan taxi dari bandara Soekarno Hatta namun dikarenakan arus lalu lintas maka tidak terkejar,” pungkas Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Setelah dilakukan penyelidikan selama 3 bulan, Kepolisian berhasil menemukan petunjuk jika sosok pria mencurigakan tersebut adalah seorang publik figur berinsial SE alias S yang diketahui membawa narkotika jenis kokain dari Belanda.

“Pada 21 Desember S digrebek di kondominium daerah Mampang dan barang bukti ditemukan di saku kanannya.” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Baca juga: Jelang Akhir Tahun, Polda Sumut Gelar Konferensi Pers Akhir Tahun 2018

Selanjutnya, pihak Kepolisian melakukan penggeledahan di kediaman S dan berhasil menemukan barang bukti berupa satu plastik klip besar yang berisi narkotika jenis kokain dengan berat brutto 92,04 gram, satu buah botol kaca penyimpan kokain dan satu buah alat hisap narkotika jenis kokain dengan nama Bullet.

Atas perbuatannya S dikenakan Pasal 114 ayat (2) subsider pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun.

VI/RD/RP

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password