Pasca Naiknya Gelombang Air di Pantai Anyer, Polisi dan Instansi Terkait Evakuasi Beberapa Lokasi

Tribratanews.polri.go.id – BANTEN. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menegaskan gelombang air yang ada di Pantai Anyer, Banten bukanlah tsunami. Hingga saat ini petugas dari Polri, TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Basarnas telah melakukan penanganan.

“BPBD bersama Polri, TNI, Basarnas, SKPD dan relawan masih melakukan penanganan di lapangan. Evakuasi dilakukan di beberapa tempat. Pendataan dan penanganan masih dilakukan,” ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, Sabtu (22/12).

Sutopo mengatakan air laut di Pantai Anyer naik pada pukul 21.33 WIB dengan tinggi air 0,35 meter. Ada juga air pasang di kawasan Serang pukul 21.27 WIB dengan ketinggian 0,9 meter.

“Berdasarkan hasil pengamatan data pasang surut dari papan pengukuran (tidegauge) dari BMKG, beberapa data menunjukkan bahwa memang terjadi pasang. Serang tercatat pukul 21.27 WIB ketinggian 0.9 meter, Banten tercatat pukul 21.33 WIB ketinggian 0.35 meter, Kota Agung Lampung tercatat pukul 21.35 WIB ketinggian 0.36 meter. Pelabuhan Panjang tercatat pukul 21.53 WIB ketinggian 0.28 meter,” jelasnya.

Terkait peristiwa ini, masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak melakukan aktivitas di sekitar pantai.

Masyarakat diimbau tetap tenang. Tidak terpancing pada isu-isu yang menyesatkan. Untuk sementara hindari aktivitas di sekitar pantai. Perhatikan kondisi lingkungan yang ada. Sekali lagi disampaikan bahwa tidak ada tsunami, yang terjadi adalah gelombang pasang di sekitar pantai,” tegas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB.

(img/rd/rp)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password