Kapolda Jateng: Jadi Pemimpin Yang Baik Kedepankan Hati Nurani

Tribaratanews.polri.go.id – SEMARANG. Enam siswa SMA Taruna Nusantara melaksanakan dialog dengan Kapolda Jawa Tengah, Irjen Pol. Drs. Condro Kirono, M.M., M.Hum., di Mapolda Jateng, Semarang, Kamis (20/12). Dialog atau wawancara dengan Kapolda Jateng ini merupakan Tradisi Akademik Siswa Kelas X SMA Taruna Nusantara yang di antaranya membahas tentang “Kepemimpinan” atau “Leadership” dalam membentuk karakter bangsa.

Irjen Pol. Drs. Condro Kirono, M.M., M.Hum., lahir di Solo 57 tahun silam. Dia merupakan anak nomor enam dari sembilan bersaudara. Ayahandanya bekerja di Pabrik Gula Tasikmadu, Karanganyar, Jawa Tengah. Sedangkan ibunya sebagai ibu rumah tangga (IRT)

Setelah ayahandanya meninggal dunia dan ibunya menjadi single parent, Irjen Pol. Condro hendak bersekolah di akademik kesehatan di Surabaya, Jawa Timur. Karena pada saat itu sekolah di akademik tidak dipungut biaya. “Saya cari sekolah yang tidak dipungut biaya. Motivasi saya sekolah di akademik kesehatan atau Telkom, termasuk Akabri. Agar bisa membantu orang tua.”

Kemudian, dia mendaftar Akabri pada tahun 1980 dan lolos. Setelah lulus Akabri tahun 1984, dia ditempatkan di Papua selama lima tahun.

Bukanlah hal yang mudah saat mengemban sebagai abdi negara di Bumi Cenderawasih. Suka maupun duka dia jalani dengan semangat dan motivasi dari Sang Ibunda.

Menurut Irjen Pol. Condro yang kala itu menjadi Kapolsek di Salawati (Raja Ampat, sekarang) menjadi tantangan tersendiri baginya. Dia belajar banyak tentang karakter maupun kebudayaan orang-orang Papua. Baginya yang paling penting adalah bagaimana menjadi pemimpin yang baik serta bisa menjadi contoh dan teladan yang baik bagi anggota hingga masyarakat.

Selain itu, saat berdinas di Papua ia menanamkan cinta tanah air di lingkungan masyarakat. Dengan “blusukan-blusukan” ke sekolah dengan menggelorakan lagu kebangsaan Indonesia dan pedoman hidup bangsa Indonesia yakni Pancasila.

Baca juga: Polisi Gagalkan Peredaran 70 Kg Sabu dan 49.238 Butir Ekstasi Asal Malaysia

Beberapa kali ia sudah berpindah tempat dinas mulai dari Pulau Jawa, Sumatera hingga Kalimantan. Namun, prinsipnya satu. “Prinsip saya, di setiap jabatan kita harus bisa memberikan warna. Kalau kita bisa mewarnai, kita akan terus berinovasi untuk melakukan perubahan yang lebih baik,” jelasnya.

Hingga perjalanan karirnya pada April 2016 silam mengantarkan dia memimpin Polda Jateng hingga saat ini.

Dalam kesempatannya, Irjen Pol. Condro mengatakan, Republik Indonesia adalah negara yang sangat besar dengan keberanekaragaman suku, bahasa, budaya dan agama. Sebagai generasi muda dan bangsa yang baik kita harus merawab keberagaman ini, serta menjaga toleransi agar NKRI tidak terpecah belah.

Selain itu, Irjen Pol. Condro berpesan kepada para siswa bahwa untuk menjadi pemimpin, berbekal pandai saja tidak cukup. Namun, harus mengedepankan hati nurani sehingga kita tahu mana yang benar dan mana yang salah. “Belajar, berdoa, asah hati nurani dan berbakti kepada orang tua.”

Di penghujung wawancara, Jenderal Bintang Dua tersebut juga menuturkan bahwa keberhasilan buah dari kemauan yang keras. “Jika kita punya kemauan yang keras, kita pasti akan berhasil.”

(img/rd/rp)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password