Kasus Narkoba Paling Menonjol di Denpasar Selama 2018

Tribratanews.polri.go.idDenpasar. Kepolisian Polresta Denpasar merilis seluruh kasus kejahatan yang berada di wilayah hukum Polresta Denpasar. Dalam kasus yang ditangani Polresta Denpasar bersama seluruh jajaran Polsek di wilayah hukum Denpasar, tercatat dari Bulan Januari sampai bulan November 2018 dari anev crime total sebanyak 1583 kasus laporan yang masuk dengan tersangka total 517.

Namun secara detail, laporan yang baru selesai, untuk kasus Pencurian dan Pemberatan (Curat) di tahun 2018 laporan sebanyak 106 dan terselesaikan 126 kasus, 20 kasus diantaranya merupakan kasus di tahun 2017.

Sementara di kasus pencurian dan Kekerasan (Curas) laporan yang masuk 22 dan terselesaikan 11 kasus, Pencurian Sepeda Motor (Curanmor) 116 terselesaikan 45 kasus, pembunuhan laporan 3 dan terselesaikan 4 kasus, satu kasus juga merupakan di tahun 2017 dan narkoba laporan yang masuk 410 terselesaikan 359 kasus.

Kapolresta Denpasar AKBP Ruddi Setiawan saat merilis kasus ungkapan tahun 2018, bertempat di depan patung PRG, Monumen Bajra Sandhi Renon, Denpasar menjelaskan, untuk di tahun 2017 untuk laporan anev crime total dari Bulan Januari sampai November itu sebanyak 1455. Kemudian pada tahun 2018 di bulan yang sama sebanyak 1583 kasus dimana ada kenaikan 8 persen.

“Di tahun 2107 ini kasus yang sangat menonjol adalah Curanmor dengan banyak kasus 164 dan bisa diselesakan sebayak 50 (kasus). Sementara, di tahun 2018 ada 116 (kasus) dan selesai 45. Angka Curanmor sangat turun karena ini diakibatkan Polda, Polresta dan Polsek dan Satgas CTOC melakukan tindakan tegas kepada para pelaku Curanmor dengan kita tembak atau kita lumpuhkan kakinya,” ungkap AKBP Ruddi Setiawan.

Sementara untuk kasus narkoba, ada peningkatan, di tahun 2017 sebanyak 311 kasus dan baru terselsaikan sebayak 282. Sementara untuk kasus narkoba di tahun 2018, sebanyak 410 kasus dan baru terselesaikan 353 kasus.

“Untuk narkoba di tahun ini ada peningkatan. Untuk tersangka ada 466 orang, diantaranya pengguna (Narkoba) 212 orang, pengedar 252 orang, bandar 1 orang, dan penanam (ganja) 1 orang,” jelasnya

 

 

(ym/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password