Pencurian di Sumba Timur : Dua Pelaku Curanmor Antar Kabupaten Dibekuk Polisi

Tribratanews.polri.go.id – Sumba Timur, Petugas Buser Satreskrim Polres Sumba Timur berhasil mengungkap sindikat pencurian motor (curanmor) antar kabupaten, Senin (17/12/18) pagi.

Kapolres Sumba Timur, AKBP Victor M. T. Silalahi, SH, MH mengatakan, Tim gabungan Polres Sumba Timur dan Polres Sumba Barat mengamankan tersangka AD alias Y (36) warga Kelurahan Kambajawa Sumba Timur yang merupakan residivis kasus curanmor, kemudian YBH alias J (25) warga Kecamatan Lamboya , Kabupaten Sumba Barat dan HK alias H (39) warga Kecamatan Lamboya , Kabupatan Sumba Barat yang terlibat dalam pencurian sepeda motor milik Vina Aisyah pada bulan Oktober 2018.

“ tersangka AD alias Y dan HK alias H ditahan dirutan Polres Sumba Timur sedangkan tersangka YBH alias J ditahan di rutan Polres Sumba Barat karena terlibat kasus Curanmor yang sebelumnya di ungkap oleh Polres Sumba Barat,” kata Kapolres Sumba Timur, AKBP Victor M. T. Silalahi, SH, MH.

Ditambahkan Kapolres. tersangka AD merupakan hasil pengembangan berdasarkan keterangan yang diperoleh dari para tersangka yang berhasil diamankan terlebih dahulu oleh Tim Gabungan Polres Sumba Barat pada tanggal 7 dan 8 Desember 2018.

Baca juga : Kapolri Sebut Media Adalah Mitra Polri 

“ jadi dari tersangka AD inilah diperoleh keterangan bahwa masih ada beberapa unit sepeda motor hasil curian yang berada di Kecamatan Lamboya, Kabupaten Sumba Barat sehingga Tim Gabungan Polres Sumba Barat dan Polres Sumba Timur melakukan penyelidikan lebih lanjut ke Kecamatan Lamboya untuk mengungkap sindikat pencurian tersebut,” jelas AKBP Victor M. T. Silalahi, SH, MH.

AKBP Victor M. T. Silalahi, SH, MH menambahkan, senin (10/12/2018) siang, Tim Gabungan berhasil mengamankan 2 unit sepeda motor tanpa kelengkapan surat-surat dan identitas pemiliknya dana salah satunya merupakan sepeda motor milik Vina Aisyah yang hilang pada bulan Oktober 2018,” ungkap Kapolres.

Lanjutnya “ pencurian sepeda motor tersebut direncanakan oleh tersangka AD dan YBH pada bulan Oktober 2018 saat pelaksanaan pacuan kuda di lapangan Rihi Eti Prailiu.

Baca juga : Kapolri: Humas Jadi Fungsi Utama Ke-6 Polri 

“ saat beraksi mereka membagi tugas, AD bertugas untuk memantau situasi, sedangkan tersangka YBH bertugas untuk mengambil sepeda motor tersebut dengan cara memasukan kunci yang sudah disediakan,  setelah berhasil menghidupkan sepeda motor tersebut tersangka YBH lalu membawa sepeda motor menuju ke Lamboya, Sumba Barat,” jelas Kapolres.

“ YBH menyerahkan sepeda motor hasil curian tersebut kepada tersangka HK untuk dijual dan tersangka HK menyerahkan uang sebesar Rp. 500.000 kepada YBH sebagai uang tanda jadi sambil menunggu motor tersebut laku di jual,” ujar Kapolres.

Kemudian tersangka AD dijerat dengan pasal 363 ayat (1) ke 4 KUHP Sub pasal 362 KUHP jo pasal 56 ke 1 KUHP dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara dan tersangka HK dijerat dengan pasal 480 ayat (1) KUHP sedangkan tersangka YBH alias J (25) ditahan di rutan Polres Sumba Barat karena terlibat kasus Curanmor yang sebelumnya di ungkap oleh Polres Sumba Barat,” tutup Kapolres.

 

VI/RD/RP

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password