Hingga November 2018, Polda Metro Jaya Sudah Tindak Tegas 12 Bandar Narkoba

Tribratanews.polri.go.id-Jakarta. Indonesia menjadi surga peredaran narkoba. Di pelosok tanah air narkoba menjadi momok menakutkan. Meski petugas sudah melakukan tindakan tegas terhadap bandar dan jaringannya, namun mereka tetap tidak pernah kapok. Salah satu penyebabnya lantaran tingginya harga jual akibat banyaknya permintaan.

Hingga November 2018, dari data di jajaran Ditresnarkoba Polda Metro Jaya 12 bandar narkoba beserta jaringannya ditembak mati. Sementara tahun 2017 ada 21 diberikan tindakan tegas .

Untuk barang bukti yang disita 3 ton lebih ganja kering, sabu sekitar 545, 97 kg dan sabu cair 1,90 kg, heroin 1,31 kg, kokain 208,13 gram, ekstesi 290,711 butir dan ekstasi bentuk bubuk 1,69 kg.

Sedangkan narkoba jenis Liquid Fave (cairan rokok elektrik)k 95 ml termasuk menemukan home industrinya di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara. Narkoba cairan rokok elektrik tersebut merupakan jenis baru yang dikemas oleh bandar narkoba.

Sindikat ini membidik kalangan pelajar, mahasiswa hingga eksekutif muda yang doyan dengan rokok elektrik. Jumlah keseluruhan tersangka yang diamankan dari narkoba 6.744 orang, dimana 6.395 orang diantaranya laki-laki dan sisianya wanita.

Dirresnarkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Suwondo mengatakan, yang kini diamankan 5.282 orang merupakan pengedar narkoba dan 874 pemakai. “Untuk bandar besar ada 26 orang yang kami tangkap. Sedangkan produsennya 16 orang,” kata Kombes Pol Suwondo.

Dikatakan, untuk data yang dilakukan rehabilitasi terbanyak di wilayah Polres Jakarta Pusat, yaitu 176 orang. Disusul Polres Jakarta Utara 33 orang. Sedangkan Ditresnarkoba, Polres Jakarta Barat dan Polres Jakarta Selatan berjumlah 7 orang.

(af/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password