Polda Kaltara Incar Aksi Premanisme Jelang Pemilu

Tribratanews.polri.go.idTanjung Selor . Segala bentuk gangguan kamtibmas termasuk aksi premanisme menjadi perhatian serius pihak aparat keamanan, khususnya bagi kepolisian di Kaltara. Terlebih menjelang Pemilu 2019, disinyalir akan menyebabkan timbulnya potensi konflik.

Untuk itu Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Kaltara, Kombes Pol. Partomo Iriananto menjelaskan, bukan tidak mungkin hal tersebut dapat terjadi, maka perlu dilakukan upaya-upaya preemtif, preventif serta represif.

Dirreskrimum Polda Kaltara menambahkan, “Kami bersama Dit Intelkam serta Dit Sabhara rutin mengelar patroli, mendeteksi adanya premanisme, bukan hanya itu kejahatan lainnya juga turut kami perhatikan serta Kami siap melakukan penindakkan atas kejahatan yang dapat mengganggu situasi kamtibmas di wilayah Kaltara,”.

Tindak pidana yang kerap terkait dengan perilaku premanisme, tambahnya, sudah diatur dalam Pasal 368 dan Pasal 369 KUHP (pemerasan dan pengeroyokan), Pasal 187 KUHP Jo UU 12/drt/1951, Pasal 191 KUHP (kejahatan yang membahayakan keamanan umum bagi orang dan barang, atau penghancuran), Pasal 213 dan 214 KUHP (kejahatan pada penguasa umum), Pasal 218 KUHP (menolak pembubaran diri), dan 406 KUHP (menghancurkan barang). Ancaman pidana bagi pelangar pasal-pasal itu mulai dari penjara 6 bulan 2 minggu sampai 20 tahun atau seumur hidup.

“Memang saat ini tindakan kejahatan premanisme belum terlalu tampak di wilayah perkotaan Kaltara. Tetapi, seiring perkembangan zaman serta pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah tentu akan memancing tindakan premanisme. Ditambah lagi, penduduk dari daerah lain akan berpindah ke Kaltara yang bisa menimbulkan angka pengangguran tinggi,” jelas Dirreskrimum Polda Kaltara.

 

(wm/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password