Polisi Ungkap Prostitusi Online Via Whatsapp

Tribratanews.polri.go.id – Surabaya. Polisi bongkar kasus prostitusi online di Surabaya dan berhasil menangkap Joko Santoso (25), pegawai salah satu cafe yang menjadi mucikari. Modusnya, mucikari asal Desa Sidomulyo, Kecamatan Bancar, Tuban, Jawa Timur ini menawarkan cewek-cewek asuhannya pada para lelaki hidung belang melalui WhatsApp.

Tersangka Joko Santoso yang merupakan Mucikari memiliki 15 perempuan yang datang dari berbagai latar belakang. Rata-rata adalah mahasiswi dari perguruan tinggi di Surabaya dan pekerja freelance.

Para lelaki hidung belang tersebut akan menemui tersangka di cafe tempatnya bekerja setelah memilih cewek yang hendak dibooking. Joko juga akan mempertemukan dan mengenalkan cewek-cewek yang telah dipilih dengan para lelaki tersebut.

“Jika sudah oke, mereka akan bertransaksi di tempat tersebut,” jelas Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya, AKP Agung Widoyoko, Kamis (06/12/18).

AKP Agung Widoyoko menambahkan, untuk memesan pilihannya, tersangka membandrol harga sekitar Rp 3 juta. Dari harga tersebut, tersangka akan mendapatkan fee sebesar Rp 500 ribu.

“Tersangka sudah satu tahun ini menjalani bisnis itu. Atas kasus ini, dia dijerat dengan Pasal 2 UU RI No 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO),” ungkap Kanit Jatanras Polrestabes Surabaya .

AKP Agung Widoyoko menambahkan, selama ini tersangka mengaku menjalankan bisnis prostitusi online tersebut sendirian. Namun, polisi akan mengembangkan kasus tersebut untuk menguak kemungkinan jaringan bisnis esek-esek yang melibatkan tersangka.

(ym/sw/hy)

Admin Polri54172 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password