Polisi Selamatkan 29 PMI Ilegal yang Akan Dikirim ke Malaysia

Tribratanews.polri.go.id – KEPRI. Kabid Humas Polda Kepulauan Riau (Kepri), Kombes Pol. Drs. S. Erlangga, menggelar Konferensi Pers terkait pengungkapan kasus Dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Secara illegal, bertempat di Pendopo Mapolda Kepri, Kamis (6/12).

Diketahui, Penyidik Subdit IV Ditreskrimum Polda Kepri telah berhasil menggagalkan pengiriman 29 Calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) Illegal yg akan diberangkatkan ke Malaysia melalui Jalur Laut, pada Senin (3/12) lalu. Dalam kasus tersebut polisi menetapkan empat orang sebagai tersangka.

Baca juga: Wujud Empati, Kapolres Gowa Kunjungi Keluarga Korban Ulah Sadis KKB

Keempat tersangka ini diantaranya, Z bin R alias L sebagai penanggung jawab, RM alias I sebagai pemilik kapal pengangkut PMI Ilegal, M bin D sebagai penampung dan pengantar PMI Ilegal, selanjutnya J berperan sebagai orang yang mengarahkan PMI Ilegal saat menaiki kapal.

Baca juga: Seminar Mahasiswa PTIK Angkatan 75, Polri : Peran Masyarakat Sangat Dibutuhkan Melawan Hoaks

Sementara itu, Polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu buku kwitansi pembelian minyak kapal, uang tunai senilai Rp 10.200.000, empat unit handphone, satu unit mobil Toyoya Avanza warna putih, satu unit mobil Mitsubishi Pajero warna hitam silver, lima buku paspor yang sudah di black list dan satu unit kapal pancung dengan dua mesin gantung merek yamaha 200 pk dan 115 pk.

Atas perbuatannya para pelaku dikenakan Pasal 2, Pasal 4, Pasal 6 dan Pasal 10 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2007 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dan Pasal 81 Jo Pasal 83 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 18 Tahun 2017 Tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia
dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara.

VI/RD/RP

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password