Sepanjang 2018, 58 Kasus Diungkap Ditpolairud Polda Kepri

Tribratanews.polri.go.id – Batam Dalam kurun waktu 11 bulan, Direktorat Polisi Perairan Udara (Ditpolairud), berhasil menangani sebanyak 58 kasus.

Kombes Pol. Benyamin Sapta T., S.I.K., M.Si. mengatakan dari jumlah tersebut kasus terbanyak adalah pencurian ikan yang dilakukan kapal ikan asing (KIA) sebanyak 11 kasus.

“Kasus kedua paling banyak adalah pemalsuan surat atau ijazah kelautan, itu ada sembilan kasus,” jelas Dir Polairud Polda Kepri.

Didalam penggelaran operasional, Dit polairud Polda Kepri menetapkan sistem zonanisasi pengawasan terhadap wilayah perairan menjadi enam zona.

Meliputi Batam di Dermaga Unit Belakang padang zona satu. Di zona dua di Tanjungbalai Karimun di dermaga unit kolong atau beliah.

“Zona tiga itu di Dermaga Moro, zona empat di Tanjungpinang dan Bintan di dermaga Tanjungpinang, zona lima di Lingga di Dermaga Jagih dan zona enam di Anambas dan Natuna,” jelas Dir Polairud Polda Kepri.

Dir Polairud mengatakan, khusus di zona enam dan hotspot di Tanjung Berakit, di back up dengan kapal BKO dari Kor Polairud Baharkam Polri.

“Kita memiliki 28 unit armada terdiri dari berbagai jenis baik C1, C2 dan C3 termasuk kapal cepat datar (rigid hull inflatable boat/RHIB) maupun longboat dan amphibi,” jelas Dir Polairud.

 

(wm/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password