Polri, Bawaslu dan Kejaksaan Agung Gelar Rakornas Sentra Gakkumdu

Tribratanews.polri.go.id. – Jakarta. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Polri, dan Kejaksaan Agung gelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penegakkan Hukum Terpadu (Gakkumdu), Rabu sampai dengan Kamis, tanggal 5-6 Desember 2018 di Hotel Sultan Kawasan Senayan, Jakarta.

Acara yang diikuti oleh Bawaslu Provinsi seluruh Indonesia tersebut diawali dengan dialog terbuka yang menghadirkan narasumber tiga pilar Sentra Gakkumdu yaitu Komisioner Bawaslu Pusat, Ratna Dewi Petalolo, Kejaksaan yang diwakili Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum), Noor Rahman dan Polri yang diwakili oleh Kasatgas Nusantara, Irjen Pol. Dr. Gatot Eddy Pramono, M.Si.

Komisioner Bawaslu Pusat, Ratna Dewi Petalolo mengatakan, pada pertemuan ini Bawaslu membuka ruang bagi peserta dan pemantau untuk memberikan masukan demi memaksimalkan pengawasan pemilu.
“Agenda ini sangat strategis, momentum 2019 ini adalah puncak pemilu serentak yang terdiri dari pemilu presiden dan wakil presiden, serta DPR, DPRD, dan DPD. Sehingga, forum ini sangat strategis untuk menerjemahkan UU Pemilu, ada rumusan yang tidak sesuai, ada inkonsistensi pengaturan antara satu norma dengan norma lainnya. Ada perbedaan penggunaan penafsiran hukum” jelas Komisioner Bawaslu Pusat.

Di sisi lain, Kasatgas Nusantara yang sekaligus menjabat Asrena Polri, Irjen Pol. Dr. Gatot Eddy Pramono, M.Si., mengatakan, pihaknya cukup serius mempersiapkan penyidik untuk masuk Gakkumdu. Polri memilih penyidik khusus untuk menangani kasus tindak pidana pemilu. “Kami persiapkan penyidik khusus yang dilatih untuk penegakkan hukum dalam kasus ini, mereka juga berintegeritas dan tak pernah terkena pelanggaran disiplin. Hal ini untuk memudahkan koordinasi antara Bawaslu dan juga kejaksaan,” tegas Asrena Polri.

Sentra Gakkumdu diharapkan dapat berguna untuk menyamakan persepsi terkait pola penanganan tindak pidana pemilu antara Bawaslu, Kepolisian, dan Kejaksaan. “Hal ini sesuai dengan amanat UU Pemilu. Jadi rapat ini bertujuan untuk mensinergikan komitmen antar lembaga untuk menegakkan tindak pidana pemilu,” pungkas Ratna Dewi Petalolo.

(fa/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password