Polda Riau Gelar Konferensi Pers Terkait Penemuan 10 Mayat di Perairan Selat Malaka

Tribratanews.Polri.go.id- Kepulauan Meranti. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Riau Beserta Kabid Dokes Polda Riau gelar Konferensi Pers Terkait Jumlah mayat yang ditemukan di perairan Selat Malaka, Riau, terus bertambah. Korban terakhir ditemukan di Desa Kuala Merbau, Kecamatan Pulau Merbau, Kabupaten Kepulauan Meranti, Selasa (4/12/18).
Mayat tersebut ditemukan dua nelayan bernama Yusri, 34, dan Bujang, 38, saat sedang menjaring ikan di Pantai Teluk Emas, Dusun III, Desa Kuala Merbau.
Dalam Konferensi Pers Kabid Humas Polda Riau Kombes Pol Sunarto mengatakan hingga kini total yang temukan sudah 10 mayat yang ditemukan di Perairan Selat Malaka. Mayat terakhir sedang berada di perjalanan menuju ke RS Bhayangkara Polda Riau.
Saat ditemukan, kondisinya sudah membusuk. Kepalanya pun hanya tinggal tengkorak sehingga wajahnya pun tak dapat dikenali lagi. Ia tampak mengenakan kaos oblong lengan panjang warna putih, bra warna biru dongker dan celana dalam warna biru dongker.
Selain itu, Kabid Dokkes Polda Riau Kombes Pol Asmara Hadi menyebut, dari 10 mayat yang sudah ditemukan pihaknya baru menerima 8 kantong mayat yang terdiri dari 5 laki-laki dan 3 perempuan.

“Diterima sebanyak 4 tahap. Pertama tanggal 30 November diterima 3 mayat, kemudian sore harinya diterima 1 kantong. Tanggal 1 Desember diterima 3 kantong mayat, kemudian tanggal 2 terima 1 kantong mayat,” sebutnya.

Dari hasil pemeriksaan secara postmortem maupun antemortem, tim DVI RS Bhayangkara Polda Riau berhasil mengidentifikasi identitas 3 mayat. Yaitu, Ujang Chaniago, Mimi Dewi dan Marian Suhadi, 24, warga Desa Pantai Cermin, Kecamatan Tanjung Pura, Kabupaten Langkat, Provinsi Sumatera Utara.

“3 jenazah yang teridentifikasi ini, bahwa untuk register mayat DVI diketahui bernama Mimi sudah dibawa ke Painan, Sumbar. Kemudian Ujang Chaniago dan Marian Suhadi, sudah dibawa ke kampung halaman,” jelasnya.

Sedangkan 5 orang lainnya masih berada di tempat penyimpanan mayat RS Bhayangkara Polda Riau. “Kondisi jenazah sudah membusuk lanjut, sekitar 21 hari sudah,” tutup Kabid Dokkes Polda Riau.

Untuk memudahkan proses identifikasi, Polda Riau pun sudah membuat posko pengaduan temuan mayat Selat Malaka di RS Bhayangkara Polda Riau dan RSUD Bengkalis. “Untuk keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya bisa melapor kesini,” pungkasnya.

(bb/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password