Bawa 600 Butir Detonator, Polisi Ciduk Pelaku Penyalahgunaan Bahan Peledak di Sultra

Tribratanews.polri.go.id – KENDARI. Kapolda Sulawesi Tenggara (Sultra), Brigjen Pol. Iriyanto, S.I.K., menggelar konferensi pers terkait penangkapan seseorang pemuda asal Sulawesi Selatan berinisial JH (25) atas dugaan penyalahgunaan dan kepemilikan bahan peledak jenis detonator.

Alhasil saat dilakukan pemeriksaan oleh tim gabungan dari Ditpolair Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama Korpolairud Baharkam Polri mendapati JH membawa bahan peledak jenis detonator pabrikan di dalam bagasi motor sebanyak 6 kotak yang berisi 600 butir.

“Tersangka ditangkap saat turun dari Kapal Fery KM. Permata Nusantara di Pelabuhan Ferry Kabupaten Kolaka,” ujar Kapolda Sultra di di Media Centre Bid Humas, Selasa (4/12).

Menurut pengakuan tersangka, bahan peledak detonator tersebut diperoleh dari Kalimantan dan akan diperjual belikan kepada masayarakat nelayan di Kabupaten Kolaka. Faktor ekonomi yang membuat JH nekat untuk memperdagangkan detonator tersebut.

Kapolda SUltra menyayangkan aksi penggunaan detonator sebagai bahan peledak untuk bom ikan masih banyak digunakan di kalangan nelayan. Hingga saat ini kasus tersebut masih terus dikembangkan oleh tim Subdit Gakkum Direktorat Polair untuk mengungkap jaringan lainnya.

“Kepada masyarakat nelayan dalam mencari nafkah dan menangkap ikan jangan menggunakan bom karena dapat merusak biota laut selain itu mereka wajib untuk menjaga lingkungan laut,” tegasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, JH dijerat dengan Pasal 1 ayat (1) undang – undang darurat nomor 12 tahun 1951 tentang bahan peledak dengan ancaman pidana diatas 5 tahun penjara.

(img/rd/rp)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password