Polisi Amankan 50 Ribu Liter Solar Ilegal Yang Hendak Dipasarkan ke Bangka Belitung

Tribratanews.polri.go.id – BANYUASIN. Polda Sumatera Selatan (Sumsel) menyita 50 ribu liter BBM (bahan bakar minyak) jenis solar ilegal yang diduga berasal dari hasil sulingan sumur rakyat. Rencananya minyak ilegal tersebut akan dipasarkan ke Bangka Belitung menggunakan lima truk yang sudah dimodifikasi dengan masing-masing membawa 10 ribu liter.

Lima sopir dan dua pengelola perusahaan minyak ilegal juga sudah berhasil diamankan pihak kepolisian. Masing-masing berinisial A (33) warga Palembang, HP (28) warga Pedamaran Timur, K (35) warga banyuasin, DR (20) warga Ogan Komering Ilir, DJ (42) warga OKU Timur, ES (45) warga Pedamaran Timur Ogan Komering Ilir dan DS (22) warga Banyuasin.

Baca juga: Edarkan Sabu Senilai 3,8 Miliar, 3 Pengedar Dibekuk Polisi

Pengungkapan bermula dari laporan masyarakat terkait truk muatan BBM masuk ke kapal penumpang di Pelabuhan Tanjung Api-api, Banyuasin, Sumsel. Kemudian Polair Polda Sumsel melakukan pengejaran dan meminta kapal berhenti untuk melakukan pemeriksaan. Pihak kepolisian mendapati lima truk bermuatan solar ilegal karena tanpa disertai surat keterangan.

“Untuk sementara kita sebut BBM ilegal sebanyak 50 ribu liter, tujuh pelaku kita amankan,” kata Dirpolair Polda Sumsel, Kombes Pol. Imam Thobroni, S.I.K., M.H., Kamis (29/11).

Menurut pengakuan tersangka, mereka baru pertama kali membawa minyak ilegal itu ke Bangka. Pihaknya dicurigai karena semua bak truk sudah dimodifikasi.

“Modifikasinya keren, dari luar tidak bakal tahu isinya minyak karena tidak ada drum atau sejenisnya,” ujar Kombes Pol. Imam.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 53 huruf b dan d Undang-undang Nomor 22 Tahun 2002 tentang minyak dan gas serta Pasal 55 (1) atau Pasal 480 KUHP dengan ancaman pidana empat tahun penjara dan denda Rp 40 miliar.

(img/rd/rp)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password