Polda Kalbar Ungkap Kasus Judi Dingdong Beromzet Rp 1,3 Miliar

Tribratanews.polri.go.idPontianak. Polda Kalimantan Barat berhasil mengungkap sejumlah kasus kriminal sepanjang tahun 2018 dalam Operasi Lilin yang digelar jelang Natal dan Tahun Baru 2019. Salah satu kasus yang mendapat perhatian adalah kasus perjudian jenis Dingdong.

Kapolda Kalbar Irjen Pol. Drs. Didi Haryono, S.H., M.H., menjelaskan, perjudian jenis ding dong ini terjadi di beberapa kabupaten di wilayah Kalimantan Barat seperti Sambas, Singkawang, Landak, Sintang, dan Bengkayang.

“Kami mengungkap perjudian jenis Dingdong selama 2 hari dari tanggal 22 hingga 23 November 2018,” jelas Irjen Pol. Drs. Didi Haryono, S.H., M.H., dalam keterangan tertulisnya, Rabu (28/11).

Dari hasil pengungkapan ini, polisi mengamankan 13 orang tersangka yang merupakan pemilik judi dingdong beserta pemainnya. Dari pengakuan pemilik, usaha dingdong ini sudah mereka jalankan sejak 17 Juli lalu.

“Beroperasi sejak tanggal 17 Juli 2018, omzet yang didapatkan kurang lebih Rp 1,3 miliar,” jelas Kapolda Kalbar.

Dari pengungkapan tersebut, tim Ditreskrimum Polda Kalbar berhasil menyita sejumlah barang bukti, di antaranya, 94 unit mesin dingdong, 8.649 keping koin Dingdong, uang tunai Rp 14.229.000, slip setoran bank, serta bon pembayaran.
“Mereka dijerat pasal tindak pidana perjudian dan pencucian uang,” jelas jenderal bintang dua.

Tak hanya judi dingdong, polisi juga mengungkap kejahatan jalanan dengan target operasi sebanyak 114 orang dalam jangka waktu 1 bulan. Dari 161 laporan polisi, diamankan 388 orang pelaku kejahatan jalanan.

“210 tersangka disidik, sementara 178 pelaku dibina dengan didominasi kejahatan pencurian 141 orang, dan penadah hasil pencurian sebanyak 25 orang,” tutup Kapolda Kalbar.

(ym/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password