Polda Kalsel Gelar Press Release Tindak Pidana Korupsi Pembangunan Jembatan Mandastana – Tanipah

Tribratanews.polri.go.id – Banjarmasin. Wakapolda Kalsel Brigjen Pol Drs. Aneka Pristafuddin di dampingi Dir Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol Rizal Irawan, SH., SIK., MH, menggelar Press Release atas keberhasilan personel Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Kalimantan Selatan dalam mengungkap kasus tindak pidana korupsi pembangunan Jembatan Mandastana – Tanipah yang berlokasi di Desa Bangkit Baru Kecamatan Mandastana Kabupaten Batola, di Kantor Dit Reskrimsus Polda Kalsel, Senin (26/11/18).

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dit Reskrimsus) Polda Kalimantan Selatan (Kalsel) berhasil mengungkap tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan oleh tersangka RA Bin (Alm) Habirin S selaku Direktur PT. Citra Bakumpai Abadi (CBA) dalam membangun Jembatan Mandastana – Tanipah yang merugikan negara sebesar Rp. 18 Miliar.

Dalam sambutannya Wakapolda Kalsel menjelaskan, Kasus ini berawal saat Pembangunan jembatan Mandastana – Tanipah yang runtuh dan amblas masuk kedalam sungai pada posisi pilar 3 di tanggal 17 Agustus 2017. Dari situlah petugas kepolisian melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan terhadap beberapa orang termasuk para ahli baik dari PUPR, UI maupun Unlam. Berdasarkan keterangan saksi ahli dan surat surat yang disita petugas, akhirnya cukup petunjuk dari barang bukti sehingga dapat menentukan tersangka dalam kasus ini.

Penindakan Tindak Pidana Korupsi yang dilakukan oleh Dit Reskrimsus Polda Kalsel ini sebagaimana dimaksud dalam Pasal 2 dan/atau Pasal 3 UU No.31/1999 Jo UU No.20/2001 tentang Pemberantasan Tipikor Jo Pasal 55 ke-1 KUHP dengan barang bukti yang disita oleh petugas berupa Dok. Pengadaan dan Lelang, Dok. Kontrak dan ADD, Dok. Anggaran dan Pembayaran, Dok. Progres Phisik, Dok. Belanja Pelaksana, Rek. Koran, Dok. Penjualan Pabrikasi / Toko, dan Rekening Koran.

Pembangunan Jembatan Mandastana – Tanipah yang anggarannya bersumber dari APBNP tahun 2015 sebesar Rp. 18 Miliar dan ditangani PT. Citra Bakumpai Abadi (CBA) selaku pemenang lelang proyek ini, akibat kegagalan kontruksi yang dilakukan pada saat pembangunannya membuat kerugian negara sebesar Rp. 16 Miliar lebih.

(sm/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password