Perangi Narkoba! Polisi Gagalkan Peredaran 44 Kg Sabu dan 20 Ribu Pil Ekstasi Kualitas Super


tribratanews.polri.go.id – JAKARTA. Polri membuktikan keseriusan dalam memberantas peredaran narkoba di Indonesia. Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat (Jakbar) berhasil menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu seberat 44 kilogram dan 20 ribu butir pil ekstasi kualitas super siap edar.

Barang haram tersebut diamankan dari sebuah kapal nelayan di Pelabuhan Rakyat, Kecamatan Bojonegara, Cilegon, Banten, Rabu (21/11) lalu. Narkoba tersebut diketahui dikemas dalam dua buah karung besar.

Baca juga : Selamatkan 9.764 Nyawa, Polda Kalbar Tangkap 10 Tersangka Tindak Pidana Narkoba

Polisi turut menangkap 6 orang tersangka yakni APP (30), HA (41), Kapten Kapal LS (36), DW (38) dan PR (34). Sementara itu, pihak Polres Metro Jakbar juga turut anak buah kapal (ABK) berinisial SU (34) yang dijadikan sebagai saksi.

Dua buah karung tersebut berisikan 44 paket bungkus berwarna hijau yang berisi sabu masing-masing seberat 44 gram atau setara dengan 44 kilogram sabu. Selain sabu seberat 44 kilogram tersebut, pihak kepolisian juga turut mengamankan 4 bungkus berwarna kuning berisi 20 ribu butir ekstasi. Sementara itu, pihak kepolisian masih mengejar HT yang merupakan DPO terkait sindikat kasus narkoba ini.

Kasat Resnarkoba Polres Metro Jakbar, AKBP Erick Frendriz, S.I.K., M.Si., mengatakan, “Penangkapan tersebut berawal dari adanya informasi peredaran gelap narkoba, kemudian kami melakukan penyelidikan dan benar didapat sindikat narkoba yang menerima pengiriman dari Lampung melalui kapal nelayan.”

“Kemudian 2 karung narkoba dimasukan ke dalam sebuah mobil mewah yang dikendarai oleh HA dan APP, lalu tim melalukan penyergapan dan didapati 2 karung narkoba dengan kualitas kelas 1 (sangat bagus),” ungkap Kasat Narkoba Polres Metro Jakbar.

Baca juga : Bravo !!! Polisi Selamatkan 24.000 Generasi Penerus Bangsa dari Bahaya Narkoba

Pihak Polres Metro Jakbar mengatakan bahwa narkoba kelas 1 tersebut akan didistribusikan ke Jakarta, Bogor dan Surabaya untuk stok saat pergantian tahun nantinya.

Para pelaku yang berhasil diamankan dijerat dengan Pasal 114 ayat 2 sub 112 ayat 2 jo Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 tentang narkotika dengan ancaman paling ringan 6 tahun penjara dan paling berat hukuman mati.

(pr/rd/rp)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password