Polda Papua Tangkap 4 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Pembangunan Terminal

Tribratanews.polri.go.idNabire. Jajaran dari Direktorat Reserse Kriminal Polda Papua berhasil meringkus empat tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi pembangunan terminal penumpang tipe B Kabupaten Nabire tahun anggaran 2016, Senin (19/11).

Penangkapan tersebut berdasarkan Laporan polisi nomor : LP/23/I/SPKT/Polda Papua tanggal 18 Januari 2018 tentang dugaan tindak pidana korupsi pembangunan gedung terminal penumpang type B di Kabupaten Nabire TA. 2016 dan Surat perintah penyidikan nomor : sprin.sidik/06/I/2018 Ditreskrimsus tanggal 18 Januari 2018.

Para tersangka yakni Djuli Mambaya, ST, selaku pengguna anggaran tidak pernah melakukan pengecekan pekerjaan secara langsung . Yacob Yansen Yanteo selaku PPTK tidak pernah melaksanakan pengawasan pekerjaan. Tersangka lainnya Sesean Ranteupa, konsultan pengawas dan Jafet Arnold Sampul pelaksana pekerjaan.

Proyek Dinas Perhubungan Provinsi Papua tahun 2016 tersebut untuk pengadaan pembangunan terminal penumpang tipe B dengan menggunakan anggaran dari DPA dinas perhubungan Kabupaten Nabire sebesar Rp8,2 miliar. Dana tersebut untuk kegiatan pelaksanaan sebesar Rp 8 miliar dan pengawasan Rp200 juta.

Sebagai penyedia jasa proyek PT. Bina Karya Junior berdasarkan kontrak No. 050/2056/PHB-2016 tanggal 27 Agustus 2016 dengan jangka waktu pekerjaan selama 120 kalender dan nilai pekerjaan sebesar Rp7.556.917.000.

Sementara itu, konsultan pengawas adalah CV. Triaxial berdasarkan kontrak nomor : 0502415/PHB tanggal 27 September 2018 dengan jangka waktu pekerjaan selama 90 hari kalender dan nilai pekerjaan sebesar Rp166.100.000.

Kabid Humas Polda Papua Kombes. Pol. Drs. Ahmad Mustofa Kamal mengatakan penyidik telah memenuhi P19 dari Kejaksaan dan sudah mengirimkan kembali berkas perkara kepada Kejati Papua dan tinggal menunggu P21 dari Kejati Papua.

Untuk 3 tersangka Yacob Yansen Yanteo, Sesean Ranteupa dan Jafet Arnold Sampul pada Senin malam (19/11) telah dilakukan penahanan di Rutan Polda Papua.Sedangkan tersangka Djuli Mambaya (eks Kadis PU Papua) dilakukan pembantaran di RS Bhayangkara Polda Papua karena sakit.

Keempat tersangka dikenakan Pasal 2 ayat 1 dan pasal 3 UU 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU No 20 tahun 2001 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dengan ancaman hukuman paling lama 20 tahun penjara.

(ym/sw/hy)

Admin Polri54157 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password