Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan Kura-kura dan Burung Dilindungi

Tribratanews.polri.go.id Batam. Permintaan satwa dilindungi asal Indonesia masih cukup tinggi di pasaran gelap mancanegara. Karena itu, meski sudah berulang kali digagalkan, upaya penyelundupan satwa dilindungi ini masih saja terjadi. Seperti yang belum lama diungkap jajaran Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Kepri ini contohnya.
Minggu (18/11) , petugas Ditpolairud Polda Kepri kembali menggagalkan upaya penyelundupan 11 ekor burung dilindungi dan 51 ekor kura-kura darat yang akan dikirim ke luar negeri.

Tak hanya mengamankan satwa-satwa tersebut, petugas juga berhasil mengamankan 2 tersangka berinisial T dan S yang kedapatan hendak melakukan tindakan melanggar hukum tersebut.

“Hewan yang dilindungi pemerintah ini masing-masing 11 ekor burung jenis Kakaktua dan Nuri Bayan. Dari dua tersangka yang kita amankan ini juga mendapati 51 ekor kura-kura yang akan ikut diselundupkan, walaupun bukan termasuk hewan dilindungi,” kata Direktur Ditpolairud Polda Kepri, Kombes Pol Benyamin Sapta dalam gelar perkara di Polda Kepri, Senin (19/11) kemarin.

Direktur Ditpolairud Polda Kepri menambahkan, kedua tersangka diringkus saat hendak membawa hewan tersebut menggunakan mobil pickup di kawasan Botania setelah sebelumnya dilaporkan oleh warga yang mencurigai barang bawaan mereka.

Atas penangkapan tersebut pihaknya melakukan koordinasi dengan Seksi Konserpasi Wilayah ll Batam untuk memastikan apakah benar hewan tersebut dilindungi apa tidak.

“Setelah kami lakukan koordinasi, ternyata benar. Sebanyak 11 ekor burung masuk hewan yang dilindungi. Namun untuk 51 ekor kura-kura tidak dilindungi, namun tetap bersalah, karena akan menyelundupkan keluar negeri tanpa izin yang sah,” tutupnya

(ym/sw/hy)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password