Polda Metro Jaya Beri Tenggat Waktu Perpanjang STNK Sebelum Hapus Kepemilikan

Tribratanews.polri.go.id – JAKARTA. Ditlantas Polda Metro Jaya menegaskan akan mencabut kepemilikan kendaraan bagi masyarakat yang tidak melakukan registrasi ulang atau perpanjangan perpanjangan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dalam kurun waktu dua tahun sejak habis.

Meskipun begitu, Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Bayu Pratama Gubunagi, S.H., S.I.K., mengatakan setidaknya tiga kali pemberitahuan akan disampaikan kepada pemilik yang belum memperpanjang atau registrasi ulang STNK kendaraan. Pemberitahuan akan dilakukan secara bertahap.

“Ada mekanisme yang harus ditempuh, satu sosialisasi, kedua adalah pemberitahuan, kalau enggak ada pemberitahuan ya enggak akan dihapus, tidak ujug-ujug misalnya seorang pemilik kendaraan motornya tidak bayar pajak dua tahun, sudah masa STNK habis, enggak bayar terus ujug-ujug dihapus (kepemilikan kendaraan), enggak, tetap ada surat yang dikirim sebanyak tiga kali,” jelas Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Bayu Pratama Gubunagi, S.H., S.I.K., di Jakarta, Kamis (15/11).

Pemberitahuan pertama akan diberikan kepada pengendara yang berlaku selama tiga bulan. Pemberitahuan kedua berlaku selama satu bulan dan pemberitahuan ketiga berlaku selama satu bulan. Jika dari ketiga pemberitahuan tidak ada respon dasi pemilik kendaraan, maka akan dimasukkan ke dalam daftar penghapusan sementara.

Padahal, menurutnya penghapusan kepemilikan kendaraan untuk yag tidak meresgritasi dalam kurun waktu dua tahun bukanlah hal yang baru. Karena sudah tertulis dalam UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Dalam laporan BPK, sebanyak 9 juta kendaraan di DKI Jakarta sudah terdaftar, namun hanya 4,5 juta kendaraan yang membayar pajak atau baru 50 persen.

Bahkan, ada 1,3 juta kendaraan di DKI Jakarta diketahui belum membayarkan pajaknya hingga mencapai waktu 10 tahun. Selain itu, juga terdapat kendaraan yang sudah rusak atau kendaraan yang berada di gudang kantor polisi akibat kecelakaan.

“Nah ini nanti akan kita cluster kembali mana yang akan didahulukan, mungkin kendaraan-kendaraan kecelakaan lalu lintas yang ada di gudang-gudang polisi itu yang tinggal rangka-rangka kita hapuskan duluan,” ujarnya.

(img/rd/rp)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password