Polri Minimalisir Kegiatan yang Menimbulkan Potensi Gangguan

Tribratanews.polri.go.idBogor. Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dengan tegas menolak segala bentuk pertemuan yang berpotensi menimbulkan kegaduhan. Salah satunya, pertemuan yang rencananya dilaksanakan di Bogor, Jawa Barat, yang menjadi perhatian dari Polres Bogor.

“Saya kira, itu sudah ditolak. Kalau sudah ada penolak, saya verifikasi kita akan dan saya kira Polres Bogor sudah menilai itu ada potensi gangguan. Sehingga, ada penolakan,” jelas Kadiv Humas Polri Brigjen Pol. Muhammad Iqbal, S.I.K., M.H., saat ditemui di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, pada Rabu (13/11).

Lebih lanjut, seluruh masyarakat Indonesia diperbolehkan melakukan pertemuan, sekalipun pertemuan dalam skala yang besar. Tapi, Polri yang diberi wewenang apakah kegiatan masyarakat itu cenderung positif atau malah menimbulkan gangguan kepada masyarakat.

“Kami lihat dulu ketika kami menilai ada potensi gangguan keamanan dan konflik kami akan menyampaikan. Intinya, Polri akan menilai ada potensi gangguan kemananan dan konflik atau tidak, kalo ada ya kita tidak akan menerima itu dan tidak akan menerima, artinya kami menyarankan untuk tidak dilakukan,” jelas Brigjen Pol. Brigjen Pol. Muhammad Iqbal, S.I.K., M.H.

Sebelumnya, panitia acara mengajukan permohonan izin ke Polres Bogor untuk acara bertajuk “Syiar dan Silaturahmi Kekhalifahan Islam Sedunia 1440 Hijriah”. Selanjutnya, Polres Bogor mengecek dan berkoordinasi dengan pemilik tempat pelaksanaan kegiatan.

“Dari hasil pengecekan dan penyelidikan, kegiatan yang akan dilaksanakan sangat erat kaitannya dengan khilafah untuk mengganti sistem Pemerintahan NKRI dari Pancasila menjadi khilafah,” kata Kapolres Bogor AKBP Andi Moch Dicky.

Karena itu, AKBP Andi Moch Dicky menegaskan, kepolisian tidak mengizinkan diadakan acara tersebut. “Kami menegaskan bahwa Polres Bogor tidak memberikan izin terhadap acara tersebut,” katanya.

Beredar undangan “Syiar dan Silaturahmi Kekhalifahan Islam Sedunia 1440 H” yang disebar oleh panitia penyelenggara dari Silaturahmi Warga Khilafatul Muslimin Yayasan Nur Syakirah. Rencananya, acara dengan tema “Indonesia Titik Awal Kebangkitan Islam Dunia” itu akan digelar di Masjid Az Zikra, Bogor, Jawa Barat, pada 17 November 2018 pagi.

(ym/sw/hy)

Admin Polri54172 Posts

tribratanews.polri.go.id "Portal Berita Resmi Polri : Obyektif - Dipercaya - Patisipatif"

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password