Polda Kalbar Gagalkan Penyelundupan Kepiting Senilai Ratusan Juta ke Malaysia

Tribratanews.polri.go.id – PONTIANAK. Ditpolair Polda Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan 3 pelaku berinisial LI, NI dan Hen terkait penyelundupan 16 keranjang yang berisi kepiting telur di Jalan Raya Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayan, Kalbar, Selasa (13/11).

“Upaya penggagalan penyelundupan kepiting bertelur tersebut di jalur ‘tikus’ atau jalam ilegal di Kabupaten Bengkayang” ujar Kapolda Kalbar, Irjen Pol. Drs. Didi Haryono, S.H., M.H., saat pers conferense di Pontianak, Rabu (14/11) sore.

Atas kerja sama dengan Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Pontianak ini mampu menyelamatkan potensi 3,9 miliar calon kepiting baru.

“Berdasarkan penghitungan oleh Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu Ikan Pontianak, dari satu ekor kepiting betina bertelur dapat menghasilkan jutaan telur kepiting sehingga dengan 2.607 ekor atau senilai Rp 182 juta kalau dijual di Malaysia yang berhasil diselamatkan. Serta dapat menyelamatkan potensi 3,9 miliar calon kepiting baru,” jelasnya.

Baca juga: Beri Inovasi Pelayanan Publik, Kapolri Anugerahi Kasat Brimob Polda Jambi Pin Emas

Kapolda Kalbar menuturkan Kementerian Kelautan daan Perikanan RI sejak 27 Desember 2016 memberlakukan pelarangan pengiriman atau penangkapan atau pengeluaran kepiting bertelur berdasarkan Permen Kelautan dan Perikanan No. 56/PERMEN/KP/2016 tentang Larangan Penangkapan dan atau Pengeluaran Lobster, Kepiting dan Ranjungan dari wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Atas perbuatannya, pelaku terancam hukuman kurungan penjara selama 6 tahun dan denda 1,5 Miliyar Rupiah karena melanggar Undang-Undang Perikanan Nomor 45 tahun 2009.

(img/rd/rp)

0 Comments

Leave a Comment

Login

Welcome! Login in to your account

Remember me Lost your password?

Lost Password